Biaya Politik Mahal, Adkasi Usulkan Pilkada Dilaksanakan di DPRD

Jum'at, 09 Februari 2018 - 13:58 WIB
Biaya Politik Mahal,...
Biaya Politik Mahal, Adkasi Usulkan Pilkada Dilaksanakan di DPRD
A A A
BANDUNG BARAT - Asosiasi DPRD kabupaten/kota Seluruh Indonesia (Adkasi) mengusulkan kepada pemerintah dan DPR perubahan regulasi terkait pelaksanaan pilkada. Salah satunya, agar pelaksanaan pilkada sebaiknya dilakukan di DPRD dengan pertimbangan mahalnya biaya politik.

"Pola pilkada sekarang ini membuat cost (biaya) politik menjadi mahal. Karenanya dalam rapat pleno di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis 8 Februari 2018, Adkasi menelorkan rekomendasi agar pilkada dilakukan di DPRD," kata Wakil Ketua Umum Adkasi Samsul Ma'arif di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) Jumat (9/2/2018).

Menurut dia, total ada tujuh rekomendasi yang dihasilkan dalam rapat tersebut dan nantinya akan dibawa ke Rakernas Adkasi bulan depan di Jakarta yang rencananya akan dihadiri Presiden Joko Widodo. Rekomendasi lain yang tak kalah penting adalah tuntutan mengangkat tenaga honorer yang bekerja di instansi pendidikan menjadi CPNS melalui perubahan UU ASN.

Samsul yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD KBB ini menilai, perubahan regulasi pemilihan kepala daerah sangat penting. Sebab dengan biaya tinggi maka implikasinya masyarakat menjadi pragmatis, kondisi sosial rawan konflik, serta calon yg terpilih mudah terperangkap korupsi.

Fakta menunjukkan, sudah ada sekitar 350-an kepala daerah di Indonesia yang tersandung kasus korupsi. Bahkan lebih memalukan lagi banyak di antara mereka yang tertangkap tangan KPK. Ini dicurigai karena pada akhirnya mereka melakukan berbagai cara agar cost politik yang sudah dikeluarkan kembali tergantikan dengan cepat.

"Istilahnya balik modal dulu. Ini yang bahaya karena kerja dari kepala daerah menjadi tidak fokus ke rakyat dan lebih mementingkan dapur pribadinya dulu," ucap politisi PPP ini.
(wib)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Mencegah Konflik Pilkada...
Mencegah Konflik Pilkada Serentak
Peringatan Protokol...
Peringatan Protokol Kesehatan Pilkada Ditengah Masa Pandemi Corona
Pilkada 2020 Tanpa APD,...
Pilkada 2020 Tanpa APD, Bawaslu Ingatkan Potensi Konflik
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
1 jam yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
2 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
4 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
5 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
5 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
6 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved