Cuitan Reporter BBC Sakiti Hati Prajurit TNI di Asmat Papua

Jum'at, 02 Februari 2018 - 14:56 WIB
Cuitan Reporter BBC...
Cuitan Reporter BBC Sakiti Hati Prajurit TNI di Asmat Papua
A A A
AGATS - Cuitan reporter BBC,Rebecca Alice Henschke di twitter dinilai kurang tepat dan menyakiti hati prajurit TNI yang sedang bertugas di satuan tugas (satgas) kesehatan KLB Asmat. Di twitter nya, Rebecca menulis "this is the aid coming in for severely malnourished children in Papua - instant noodles, super sweet soft drinks and biscuits" sebagai keterangan dari foto yang di uploadnya.
Cuitan Reporter BBC Sakiti Hati Prajurit TNI di Asmat Papua

"Cuitannya itu tidak sesuai dengan kenyataan. Yang difotonya di dermaga speed itu bukan sumbangan, itu barang barang dagangan dari pedagang yang kebetulan ada disitu, " ujar Kapendam XVII/Cenderawasih Kol Inf MuhAidi, dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan ke SINDOnews, Jumat (2/2/2018).

Kapendam menjelaskan, bukan hanya sekali Rebecca menulis cuitannya. "Dia juga menulis bahwa anak-anak yang mengalami gizi buruk hanya diberikan coklat biskuit, " ujar Kapendam.

Cuitan lain adalah berupa gambar dua prajurit yang sedang memegang."Saat itu ada masyarakat datang ke Hotel Sang Surya membawa seekor anak burung yang masih bayi, dipegang oleh prajurit sambil prajurit berkata kenapa anak burung sekecil ini sudah ditangkap?. Namun entah bagaimana foto itu disandingkan dengan foto burung Nuri yang ada di dalam box. Prajurit itu sedang melihat lihat burung yang ditawarkan. Kok Rebecca bisa menulis dan meng upload poto seperti itu. Ini adalah pencemaran nama baik, seseorang difoto secara diam-diam kemudian disebar ke media dengan informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan, " ujar Kapendam.

Akibat cuitannya ini,Rebecca dimintai keterangan oleh Polres Asmat. Untuk pemeriksaan selanjutnya Rebecca dibawa ke Timika dan pemeriksaan dilanjutkan oleh pihak imigrasi.

Sehari sebelumnya di hadapan petugas keamanan,Rebecca mengatakan bahwa cuitannya itu dipasang di akun pribadinya. Dan meminta masih diberikan kesempatan untuk melaksanakan kegiatan jurnalistik.

Rebecca adalah pemegang pasport no PA 5190398 dengan izin kunjungan jurnalistik. Selain itu Rebecca jiga pemegang KITAS No 2C21JD3415-R.

Jumat (2/2/2018) Rebecca akhirnya meninggalkan Asmat menuju Timika dan selanjutnya ke Jakarta."Untuk kasus ini, kami sepenuhnya menyerahkan kepada pihak ke kepolisian, " tandas Kapendam.

Hingga berita ini diturunkan, SINDOnews masih berusaha untuk menghubungi Rebecca melalui jaringan MNC Media yang berada di Papua maupun Jakarta.
(wib,whb)
Berita Terkait
Pangdam Cenderawasih...
Pangdam Cenderawasih yang Tembus Bintang 4, Nomor 1 dan 2 Berhasil Jadi Orang Nomor Satu TNI AD
Profil Mayjen TNI Izak...
Profil Mayjen TNI Izak Pangemanan, Jenderal Kopassus Jadi Pangdam XVII/Cenderawasih
5 Fakta Menarik Izak...
5 Fakta Menarik Izak Pangemanan, Jebolan Akmil 1990 yang Jabat Pangdam XVII/Cenderawasih
TNI Buru Anggota OPM...
TNI Buru Anggota OPM yang Membunuh Warga Dekai di Yahukimo
Kodam XVII/Cenderawasih...
Kodam XVII/Cenderawasih Pastikan Penyidikan Oknum Prajurit TNI Pelaku Penganiayaann Terus Jalan
TMMD ke 109 Diadakan...
TMMD ke 109 Diadakan di Distrik Nioga dan Distrik Mulia Kabupaten Puncak Jaya
Berita Terkini
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
20 menit yang lalu
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
43 menit yang lalu
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
1 jam yang lalu
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
2 jam yang lalu
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
3 jam yang lalu
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved