Diduga Dianiaya Suami, Buruh Pabrik Tewas dengan Sejumlah Luka

Minggu, 28 Januari 2018 - 18:07 WIB
Diduga Dianiaya Suami,...
Diduga Dianiaya Suami, Buruh Pabrik Tewas dengan Sejumlah Luka
A A A
SEMARANG - Sri Rahayu (30) warga Dusun Macanan RT 07 RW 02 Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang tewas, Sabtu (27/1/2018). Diduga korban tewas setelah dianiaya suaminya Nur Khamid (40) warga Dusun Krajan RT 03 RW 02 Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang.

Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka di bagian kepala dan tangan. Di belakang kepala korban terdapat luka sobek, di pipi kiri terdapat luka lebam akibat pukulan dan pada lengan kiri terdapat luka memar.

Kakak korban Pujiyati (40) warga Dusun Macanan, Desa Tajuk kepada wartawan, Minggu (28/1/2018) menuturkan, kronologis kematian adik kandungnya bermula ketika korban dijemput oleh suaminya Nur Khamid di tempat kerjanya di pabrik briket yang berada di Desa Bener, Kecamatan Tengaran pada Sabtu (27/1/2018) pagi. Kemudian, korban diajak pergi oleh suaminya dengan menaiki angkutan kota (angkot) yang dikemudikan suaminya.

"Informasinya, dalam perjalanan adik saya dan suaminya bertengkar. Kemudian adik saya terjatuh dari angkot yang saat itu dalam kondisi berjalan. Lantas, Nur (terduga pelaku) menghentikan angkot dan turun untuk menaikkan adik saya ke dalam angkot. Selanjutnya adik saya dibawa ke Rumah Sakit DKT Salatiga dan meninggal di rumah sakit. Menurut sejumlah warga di lokasi, di dalam angkot terlihat darah berceceran," tuturnya.

Setelah istrinya dinyatakan meninggal, kemudian Nur Khamid membawa jenazah korban ke rumah di Dusun Macanan RT 07 RW 02 Desa Tajuk, Kecamatan Getasan. Pihak keluarga langsung memeriksa jenazah korban. Mendapati tubuh korban terdapat sejumlah luka, pihak keluarga menduga kematian korban tidak wajar.

Lantas salah seorang anggota keluarga korban, melapor ke Polsek Getasan. Mendapat laporan tersebut, sejumlah petugas Polsek Getasan langsung mengamankan Nur Khamid dan melaporkan kasus ini ke Satreskrim Polres Semarang. Untuk memastikan penyebab kematian, polisi melakukan autopsi terhadap jenazah korban.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Yusi Andi Sukmana mengatakan, sejauh ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban. Hingga saat ini, polisi juga belum bisa mengambil kesimpulan mengenai penyebab kematian korban.

Meski demikian, polisi tetap mengamankan Nur Khamid untuk kepentingan penyelidikan. "Kami masih melakukan penyelidikan dan belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Setelah ada kepastian penyebab kematian korban, kami baru menentukan langkah penanganan selanjutnya," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
20 menit yang lalu
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
20 menit yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
52 menit yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
59 menit yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
2 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved