KPU Bekasi Tunggu LHKPN Calon Wali Kota

Jum'at, 26 Januari 2018 - 21:07 WIB
KPU Bekasi Tunggu LHKPN...
KPU Bekasi Tunggu LHKPN Calon Wali Kota
A A A
BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi masih menunggu Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) masing-masing bakal calon pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

Hingga saat ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menyerahkan LHKPN bakal calon kepala daerah tersebut. ”Belum kami terima, kami masih menunggu hingga sekarang,” kata Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi kepada Koran SINDO, Jum’at (26/1).

Saat ini, kata dia, KPK melalui website resminya kpk.go.id, telah mempublikasikan LHKPN masing-masing bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi dalam Pilkada Kota Bekasi 2018. ”Belum ada tembusan kepada KPU,” ungkapnya.

Dalam website resmi KPK disebutkan, kekayaan petahana Rahmat Effendi tercatat sebesar Rp7.489.143.882, hingga tahun 2018. Sementara bakal calon wakil wali kota Tri Adhianto Tjahyono sebesar Rp7.274.248.355 dimana terakhir dilaporkan pada 8 September 2013.

Pasangan ini diusung oleh gabungan beberapa partai diantaranya Partai Golkar, PDI Perjuangan, Demokrat, Hanura, PPP, PAN dan PKB. Sedangkan, Nur Supriyanto tercatat hingga jabatan akhir menjadi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat tahun 2018 sebesar Rp4.171.225.079.

Berbeda dengan bakal calon wakilnya yaitu, Adhi Firdaus Saady sebesar Rp61.175.060.290. Pasangan ini diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra. Sehingga, dari dua calon tersebut, Adhi Firdaus menjadi salah satu orang terkaya dalam Pilkada tersebut.

Komisioner KPU Kota Bekasi, Syafrudin menambahkan, saat ini KPU tengah menunggu hasil penelitian dari KPK. Menurutnya, hasilnya kurang lebih 30 hari setelah penetapan Paslon (Pasangan Calon) pada 12 Februari 2018. ”Akan kami umumkan nanti setelah diberikan KPK,” tambahnya.

Syafrudin mengatakan, kedua calon telah melampirkan laporan LHKPN kepada KPU Kota Bekasi. Laporan tersebut telah dilampirkan pasangan calon terkait pelaporan harta kekayaanya ke KPK pada Rabu 10 Januari lalu. ”Sisa kita umumkan nanti,” katanya.

Sementara itu, Rahmat Effendi mengaku akan mengusung ‘kampanye murah’ karena merasa percaya diri dengan hasil kinerja pembangunan daerah yang direalisasikan oleh seluruh jajarannya pada periode 2013-2018.”Masyarakat sudah percaya dengan kepemimpinan kami,” kata Petahana ini.
(ysw)
Berita Terkait
Doa Bersama Awali Heri...
Doa Bersama Awali Heri Koswara-Sholihin Jalani Debat Perdana Pilkada Kota Bekasi
Deklarasi Grib, Heri...
Deklarasi Grib, Heri Koswara Diangkat saat Nyanyikan Lagu Bongkar Iwan Fals
Survei Pilwalkot Bekasi...
Survei Pilwalkot Bekasi 2024 Versi LKPI: Kemal Hendrayadi-Sugiharto Unggul
200 Pendeta Deklarasi...
200 Pendeta Deklarasi Dukungan untuk Heri-Sholihin di Islamic Center Kota Bekasi
Dorongan Gani Muhamad...
Dorongan Gani Muhamad Jadi Bacalon Wali Kota Bekasi Menguat
Pilkada Kota Bekasi,...
Pilkada Kota Bekasi, Duet Tri Adhianto-Abdul Harris Janji Berdayakan Kalangan Muda
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
2 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
7 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
7 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
8 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
8 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
8 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved