Yahya Fuad Tersangka KPK, Ganjar Siapkan Plt Bupati Kebumen

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:02 WIB
Yahya Fuad Tersangka...
Yahya Fuad Tersangka KPK, Ganjar Siapkan Plt Bupati Kebumen
A A A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) Bupati Kebumen, setelah Mohammad Yahya Fuad ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Seperti diberitakan, KPK telah menetapkan Bupati Kebumen sebagai penerima suap dan gratifikasi Rp2,3 miliar terkait proyek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen. (Baca juga: KPK Tetapkan Bupati Kebumen Tersangka Dugaan Suap Proyek Pendidikan ).

Ganjar mengatakan, pihaknya mempersilakan Bupati Kebumen Yahya Fuad jika ingin menempuh upaya hukum. Begitu juga keinginannya untuk mengundurkan diri dari jabatan bupati. "Kalau dia (Yahya Fuad) ingin ada upaya hukum ya silakan saja, kalau mau mundur ya kita siapkan penggantinya, ada wakilnya untuk jadi Plt dulu," kata Ganjar di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (24/1/2018).

Dia mengaku telah dihubungi Yahya Fuad begitu yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dan menyampaikan akan mengundurkan diri dari jabatan sebagai Bupati Kebumen.

"Senin (22/1) telepon saya beritahu mau mengundurkan diri dari jabatannya sebagai bupati," kata Ganjar.

Namun, Ganjar juga mengaku tidak kaget terkait kasus Kebumen. Sebab, kasus tersebut adalah rentetan dari kasus sebelumnya yakni penangkapan Sekda Kebumen Adi Pandoyo pada 29 Desember 2016 oleh KPK.

Penahanan Adi bermula dari kasus proyek di Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen pada Oktober 2016 lalu. Di sisi lain, Gubernur sangat menyayangkan adanya kepala daerah di wilayahnya yang kembali menjadi tersangka KPK.

Sebelumnya, pada 30 Desember 2016 Bupati Klaten Sri Hartini tertangkap tangan KPK karena menerima suap atas jual beli jabatan. Kemudian, Wali Kota Tegal Siti Mashita juga ditangkap KPK pada 29 Agustus 2017 di kantornya terkait kasus suap pada beberapa proyek di Kota Tegal.

Menyikapi hal tersebut, sejauh ini pihaknya sudah berupaya melakukan banyak hal untuk mencegah adanya perilaku korupsi kepala daerah. Apalagi, Jawa Tengah merupakan inisiator yang mengajak seluruh kepala daerah mengikuti sekolah integritas di KPK.

"Bila sudah dibicarakan, sudah dididik, kan cuma Jateng yang mendidik kepala daerah melakukan pendidikan antikorupsi. Kita sudah melakukan berbagai cara. Dan mudah-mudahan yang lainnya tidak melakukan itu."
(zik)
Berita Terkait
Soal Pemerintah Impor...
Soal Pemerintah Impor Beras, Ini Sikap Gubernur Jateng
Ganjar Pranowo, Gubernur...
Ganjar Pranowo, Gubernur yang Merakyat
Ganjar Ungkap Cara Ampuh...
Ganjar Ungkap Cara Ampuh Cegah Korupsi dan Pungli di Jawa Tengah
Jawa Tengah Dilirik...
Jawa Tengah Dilirik Investor Turki
Ganjar Targetkan Penurunan...
Ganjar Targetkan Penurunan Stunting di Jateng 14% Tahun Depan
Bangun Desa, Ganjar...
Bangun Desa, Ganjar Pranowo Gelontorkan Rp8,4 Triliun
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
5 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
6 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
7 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
7 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
8 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
8 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved