Honorer Pria Ini Gunakan Mukena untuk Mencuri di Kantor

Selasa, 23 Januari 2018 - 17:22 WIB
Honorer Pria Ini Gunakan...
Honorer Pria Ini Gunakan Mukena untuk Mencuri di Kantor
A A A
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dihebohkan dengan aksi seorang pencuri yang beraksi dengan mengambil barang inventaris. Uniknya, untuk mengelabui aksinya, pencuri ini menggunakan mukena, padahal dia seorang pria.

Ironisnya, pelaku berisial MK itu merupakan honorer di Biro Hukum Pemprov Riau. Dalam aksinya, dia berhasil mencuri laptop dan scener yang ada di Sekeratariat Biro Hukum tempat dia bekerja.

Saat ini pria berusia 36 tahun itu sudah diamankan pihak Satpol PP Pemprov Riau. Kasus ini terungkap setelah aksi pencurian itu terekam kamera pengintai (CCTV).

"Saat masuk ke Biro Hukum, pelaku menggunakan mukena untuk melakukan penyamaran identitasnya. Namun tetap terbongkar identitasnya. Setelah dicari, hari ini pelakunya sudah ditangkap di Jalan Kuantan Pekanbaru," ucap Kepala Biro Humas Pemprov Riau, Firdaus Selasa (23/1/2018).

Selain melakukan aksi pencurian di kantor tempat dia bekerja, pegawai honorer Biro Hukum ini juga mencuri sebuah penanak nasi di Kantin Pemprov Riau.

Aksi pencurian itu terjadi pada Sabtu (20/1/2018) sekitar pukul 4.00 WIB. Saat itu MK masuk ke Sekertariat Biro Hukum Pemprov Riau. Saat akan masuk dia berpapasan dengan petugas Satpol PP Pemprov Riau. Saat ditanya, MK mengaku akan menunggu temannya. Karena percaya dan sudah mengenal MK, petugas Satpol PP mempersilahkan MK masuk.

Setelah masuk, diapun mengambil laptop dan scaner kantornya. Dengan memanfaatkan kelengahan petugas, dia pun berhasil membawa inventaris Pemprov Riau. Setelah itu dia pun mengambil pemanas nasi yang ada di kantin.

Saat ini petugas Satpol PP sudah mengamankan MK dan mengamankan barang bukti scener dan penanak nasi. Sementara laptop sudah dia jual dengan seseorang dengan harga Rp500 ribu.

"Laptop masih kita cari. Harapan kita seharusnya dia diproses hukum. Namun sepertinya dia hanya diberi pembinaan. Kalau kami usul yang bersangkutan diproses saja agar memberi efek jera dan menjadi pembelajaran bagi yang lain. Apalagi yang dicurinya adalah aset negara," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
5 menit yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
1 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
2 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
2 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved