Cerita Karyawan yang Terjebak di Dalam Gedung saat Terjadi Gempa
Selasa, 23 Januari 2018 - 14:54 WIB
Cerita Karyawan yang Terjebak di Dalam Gedung saat Terjadi Gempa
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) yang menguncang wilayah Tangerang Selatan mengakibatkan kepanikan, dan sejumlah karyawan terjebak di dalam gedung.
Seperti dialami Tuti, warga Jurang Mangu, Kecamatan Pondok Aren. Saat kejadian dirinya sedang bekerja di dalam gedung lantai 7 di kawasan Serpong.
"Gempanya terasa sekali, saya di lantai 7 dan tidak bisa kemana-mana. Perut terasa sangat mual," ujarnya kepada KORAN SINDO, di Serpong, Selasa (23/1/2018).
Hal senada diungkapkan Zira, warga Jurang Mangu lainnya. Saat gempa terjadi, dirinya sedang berada di lantai 17, dan benar-benar terjebak di dalam gedung.
"Saya dan pegawai lainnya tidak bisa pergi keluar karena saya bekerja di lantai 17. Guncangannya sangat terasa dari lantai ini, dan kami semua mual-mual," katanya.
Lain halnya yang dialami Wulan, warga Pondok Aren. Perempuan yang tengah hamil muda ini bekerja di perusahaan ritail di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Saya sampai lupa sedang hamil dan berlarian ke luar gedung bersama pegawai lainnya. Saya bekerja di lantai 4 dan semuanya panik," ungkapnya.
Akibat kejadian itu Wulan mengalami mual pada perutnya. Setelah dirasakan agak reda, Wulan bersama pegawai lainnya pun kembali bekerja seperti biasa.
Meski tidak berlangsung lama, gempa yang berpusat di Kabupaten Lebak, Banten, pada titik koordinat 7.21 Lintang Selatan dan 105.91 Bujur Timur ini, dirasa cukup kuat membuat guncangan. Belum ada laporan terkait kerusakan.
Seperti dialami Tuti, warga Jurang Mangu, Kecamatan Pondok Aren. Saat kejadian dirinya sedang bekerja di dalam gedung lantai 7 di kawasan Serpong.
"Gempanya terasa sekali, saya di lantai 7 dan tidak bisa kemana-mana. Perut terasa sangat mual," ujarnya kepada KORAN SINDO, di Serpong, Selasa (23/1/2018).
Hal senada diungkapkan Zira, warga Jurang Mangu lainnya. Saat gempa terjadi, dirinya sedang berada di lantai 17, dan benar-benar terjebak di dalam gedung.
"Saya dan pegawai lainnya tidak bisa pergi keluar karena saya bekerja di lantai 17. Guncangannya sangat terasa dari lantai ini, dan kami semua mual-mual," katanya.
Lain halnya yang dialami Wulan, warga Pondok Aren. Perempuan yang tengah hamil muda ini bekerja di perusahaan ritail di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Saya sampai lupa sedang hamil dan berlarian ke luar gedung bersama pegawai lainnya. Saya bekerja di lantai 4 dan semuanya panik," ungkapnya.
Akibat kejadian itu Wulan mengalami mual pada perutnya. Setelah dirasakan agak reda, Wulan bersama pegawai lainnya pun kembali bekerja seperti biasa.
Meski tidak berlangsung lama, gempa yang berpusat di Kabupaten Lebak, Banten, pada titik koordinat 7.21 Lintang Selatan dan 105.91 Bujur Timur ini, dirasa cukup kuat membuat guncangan. Belum ada laporan terkait kerusakan.
(thm)