Kasus Pembunuhan Bayi, Kriminolog: Kejiwaan Harus Dipertimbangkan

Kamis, 18 Januari 2018 - 00:36 WIB
Kasus Pembunuhan Bayi,...
Kasus Pembunuhan Bayi, Kriminolog: Kejiwaan Harus Dipertimbangkan
A A A
DEPOK - Tindakan menghilangan nyawa seseorang adalah perbuatan pidana berat. Terlebih korbannya adalah anak-anak sehingga pelaku harus dihukum.

Hal itu dikatakan Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Ferdinand Andi Lolo. Di sisi lain, kata dia, kasus pembunuhan bayi yang dilakukan ibu muda RM Bebek Janda, Bintaro Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) harus diperhatikan sisi kejiwaannya.

"Hukum harus melihat situasi kapan, dimana dan kenapa itu bisa terjadi. Aspek kejiwaan pelaku harus dipertimbangkan," katanya kepada SINDO di Depok, Rabu 17 Januari 2018.

Dalam kasus ini, kata dia menjadi penting mengungkap kejiwaan pelaku karena berpengaruh pada vonis hukuman. Artinya, apakah pelaku bertindak demikian karena terdesak atau tidak.

"Ketika sedang melakukan perbuatan tersebut apakah dalam goncangan berat atau tidak," paparnya. (Baca: Pemilik Rumah Makan Tak Mengetahui Ibu Muda Itu Sedang Hamil )

Yang harus dilakukan saat ini adalah memberikan pengertian dan edukasi pada masyarakat tentang penghargaan terhadap nyawa seseorang. Sehingga, orang tidak dengan mudah menghilangkan nyawa orang lain terlebih adalah anak-anak.

"Saat ini desakan ekonomi dan sebagainya membuat orang kurang menghargai hal itu. Sehingga alangkah baiknya dibangun kembali mengenai penghargaan pentingnya nyawa seseorang," pungkasnya.

Sekadar diketahui, seorang ibu muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), tega menusuk leher bayi laki-lakinya di RM Bebek Janda, Bintaro Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Setelah tewas, mayat bayi malang itu dimasukan ke dalam kantong plastik oleh Yuninda alias Yuni (21) ibu sadis tersebut. (Baca: Melahirkan Tanpa Suami, Ibu Muda Tusuk Leher Bayinya )
(mhd)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
7 jam yang lalu
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
12 jam yang lalu
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
13 jam yang lalu
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
13 jam yang lalu
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
13 jam yang lalu
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
13 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved