Lahir dengan Usus di Luar Perut, Bayi Ini Butuh Bantuan Biaya Operasi

Rabu, 17 Januari 2018 - 05:15 WIB
Lahir dengan Usus di...
Lahir dengan Usus di Luar Perut, Bayi Ini Butuh Bantuan Biaya Operasi
A A A
TANGERANG SELATAN - Kepedihan begitu dirasakan oleh pasangan suami-istri Muhammad Doni dan Erni Yulianti. Bayi mereka yang baru saja dilahirkan mengalami gastroschisis atau terlahir dengan usus di luar.

Meski tercatat sebagai pasien BPJS Kesehatan, beberapa Rumah Sakit Umum (RSU) yang memiliki fasilitas lengkap menolak perawatan bayi itu dengan alasan semua kamar telah penuh.

Informasi yang dihimpun, bayi laki-laki itu lahir di Rumah Sakit Buah Hati, Kedaung, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin, 15 Januari 2018. Beratnya 3,6 kilogram dengan panjang 52 sentimeter.

Karena bayi memiliki kelainan letak ususnya, dokter RS Buah Hati menyarankan agar pasangan Doni-Erni segera melakukan operasi pada bayinya di sejumlah rumah sakit rujukan.

"Karena kata dokter ini harus segera dioperasi, terus kita tanyakan ke sejumlah rumah sakit itu. Tapi pihak rumah sakit bilang mau pake BPJS atau cash, kalau BPJS semua kamar NICU penuh, jadi mereka nggak terima pasien lagi. Padahal kesanggupan kita kan memang hanya lewat BPJS," kata Milah Sari, adik dari ibu bayi tersebut, saat dihubungi, Selasa (16/1/2018) malam.

Jika harus membayar operasi dan perawatannya secara cash, tambah Milah, beban biayanya diprediksi mencapai ratusan juta rupiah. Bayi tersebut harus masuk ke kamar NICU dengan harga obat-obatannya Rp10 juta per hari.

Belum lagi ditambah biaya operasi yang mencapai sekitar Rp70 juta, serta tindakan medis lainnya. Diprakirakan butuh biaya tak kurang dari Rp200 juta lebih agar proses operasi usus bayi dan perawatannya berlangsung dengan optimal.

"Tadi jam 16.00 WIB, akhirnya kita putuskan bawa ke Rumah Sakit Adam Thalib di Cibitung, itu saran dokter di RS Buah Hati. Biayanya katanya paling murah, tapi harus bayar cash di sana, enggak bisa pake BPJS, ya mau enggak mau akhirnya dibawa sama bapaknya ke sana. Kalau ibunya masih dirawat di RS Buah Hati karena masih lemas," kata Milah.

Pihak RS Buah Hati telah menyarankan harus segera dilakukan tindakan operasi, karena jika bayi itu dibiarkan dengan usus di luar maka sangat berisiko bagian ususnya akan mengering rusak dan akhirnya terkena infeksi.
(zik)
Berita Terkait
Soroti Ibu dan Bayi...
Soroti Ibu dan Bayi Meninggal setelah Ditolak 4 RS, Sri Gusni: Evaluasi Sistem Layanan Maternal
Panggil Dokter ke Rumah...
Panggil Dokter ke Rumah Bisa Jadi Solusi Kesehatan Keluarga
Dekatkan Layanan Kesehatan...
Dekatkan Layanan Kesehatan ke Masyarakat, Fahsar Resmikan RS Hamuna
Pertemuan Ilmiah LAFKI...
Pertemuan Ilmiah LAFKI Sukses di Jakarta, Berlanjut Digelar di Medan
Dorong Peningkatan Layanan,...
Dorong Peningkatan Layanan, SILO Optimalkan Nilai Keunikan Rumah Sakit
Kisah Pengabdian Rohaniwan...
Kisah Pengabdian Rohaniwan Indonesia dalam Melayani Masyarakat Miskin di Kenya
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
1 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
2 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
2 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
2 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
3 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
4 jam yang lalu
Infografis
Gemparkan Dunia Medis,...
Gemparkan Dunia Medis, Bayi dengan 3 DNA Telah Lahir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved