Penipuan Modus Kecelakaan, 10 Orang Tua Siswa SMAN 1 Sleman Diminta Transfer Rp19 Juta

Selasa, 16 Januari 2018 - 19:33 WIB
Penipuan Modus Kecelakaan,...
Penipuan Modus Kecelakaan, 10 Orang Tua Siswa SMAN 1 Sleman Diminta Transfer Rp19 Juta
A A A
SLEMAN - Sekitar sepuluh orang tua siswa SMAN 1 Sleman jadi korban penipuan modus anaknya mengalami kecelakaan di sekolah. Pelaku yang menelepon orang tua siswa meminta ditransfer uang Rp19 juta sebagai biaya pengobatan anaknya.

Modus yang digunakan pelaku dengan menelepon orang tua siswa dan menginformasikan anaknya mengalami kecelakaan dan berada di rumah sakit. Untuk mendapatkan tindakan medis, pelaku meminta ditransfer uang untuk biaya peralatan medis.

“Ya ada sudah ada sepuluh orang tua siswa yang menanyakan kebenaran itu ke sekolah. Orang tua ada yang mengecek langsung ke sekolah, ada juga yang lewat telepon,” kata Wakil Humas SMAN 1 Sleman Amin Suryono, Selasa (16/1/2018).

Pelaku biasanya menyebutkan kepada orang tua siswa, anak mereka terjatuh di kamar mandi sekolah dan perlu tindakan medis di rumah sakit umum daerah (RSUD) Sleman karena pembuluh darahnya pecah. Untuk biasa membeli peralatan medis mereka meminta orang tua siswa mentransfer uang Rp19 juta.

Kabar tersebut, membuat beberapa orang tua, khususnya ibu-ibu, langsung panik. Apalagi pelaku yang menelepon itu mengaku guru SMAN 1 Sleman juga sambil menangis. Bahkan suasananya seperti berada di ruang IGD rumah sakit. Bukan itu saja yang sedang menelepon itu, ada yang mengambil alih dan mengaku dokter rumah sakit yang membenarkan kejadian tersebut.

Mendapatkan telepon itu, ada orang tua yang percaya dan langsung mentransfer uang Rp19 juta ke rekening yang disebutkan. Ada juga yang menanyakan ke sekolah tentang kebenaran informasi itu.

Dari sepuluh orang tua siswa, satu di antaranya sudah mentransfer, yaitu orang tua dari Aldita, siswa kelas XI IPA 4, warga Srumbung, Magelang. Sedangkan orang tua siswa yang lainnya, sebelum mentransfer uang mengecek dulu ke sekolahan. Setelah diberitahu kondisi anaknya baik-baik saja, mereka pun membatalkan transfer uang tersebut.

“Kami heran, mengapa penelepon itu mengetahui nomor orang tua siswa dengan data yang persis. Termasuk yang ditelepon semuanya orang tua siswa SMAN 1 Sleman,” ungkap Amin.

Siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Sleman, Aldita yang orang tuanya sudah mentranfer uang mengatakan sebenarnya ibunya sudah diingatkan bapaknya agar mengecek kebenaran informasi itu ke sekolah. Namun, ibunya panik sehingga langsung menuju bank di daerah Salam, Magelang dan mentransfer uang. Setelah mentransfer uang baru mendatangi sekolah.

Hal yang sama dikatakan siswa kelas XII IPA IV, SMAN 1 Sleman Yudha. Dia mengatakan sama seperti Aldita, setelah menerima telepon itu ibunya panik dan segera akan mentranfer uang. Namun, saat di jalan bertemu dengan tentangga dan ditanya mengapa panik, bercerita jika anaknya kecelakaan dan sekarang sedang kondisi kritis sehingga perlu uang untuk tindakan.

Mendengar itu tetangga tadi meminta ibunya ke sekolah dulu menanyakan kebenarnya. “Ibu saya menurutinya dan setelah sampai di sekolah melihat saya sehat, sehinggga tidak jadi transfer uang,” jelas warga Kelor, Bangunkerto, Turi, Sleman itu

Tenaga pendidik bagian sarana prasana SMAN 1 Sleman Agus Suprapto menambahkan dengan adaya kejadian itu langsung melaporkannya ke Polsek Sleman. Dari informasi kepolisian modus tersebut sering terjadi dan disinyalir itu merupakan sindikat.
(wib)
Berita Terkait
AI Suara Dikenalkan...
AI Suara Dikenalkan untuk Gagalkan Penipuan lewat Telepon
Era Mama Minta Pulsa...
Era Mama Minta Pulsa Tamat! Registrasi Kartu Kini Wajib Pindai Wajah
Aksi Penipuan Merajalela,...
Aksi Penipuan Merajalela, 2 Juta Nomor Ponsel Diblokir
Ngaku Punya Tuyul untuk...
Ngaku Punya Tuyul untuk Gandakan Uang, Suami Istri Ini Berhasil Tipu Warga
Kasus Penipuan WO Ayu...
Kasus Penipuan WO Ayu Puspita: 207 Korban, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Waspadalah, Ini Jenis-jenis...
Waspadalah, Ini Jenis-jenis Penipuan di Online Shop yang Sering Terjadi
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
10 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
10 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
10 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
11 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
12 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
12 jam yang lalu
Infografis
Saat Kecelakaan Maut...
Saat Kecelakaan Maut di Paris, Putri Diana Hamil 10 Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved