Motif Pelaku Pencuri Tali Pocong karena Percaya Datangkan Rezeki

Senin, 08 Januari 2018 - 23:03 WIB
Motif Pelaku Pencuri...
Motif Pelaku Pencuri Tali Pocong karena Percaya Datangkan Rezeki
A A A
TANGERANG SELATAN - Warga RT 002 RW 003, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) beberapa hari lalu dihebohkan dengan aksi pencurian tali pocong di Pemakaman Taman Abadi. Dibutuhkan waktu delapan hari untuk mengungkap kasus pencurian tali pocong yang menghebohkan ini.

"Selama delapan hari melakukan penyelidikan kami sudah memeriksa 35 orang saksi. Selama delapan hari kerja keras, petugas Polsek Ciputat dan Polresta Tangsel berhasil menangkap pelakunya," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Fadli Widiyanto kepada wartawan, Senin (8/1/2018).

Pelaku pembongkaran makam dan pencurian tali pocong itu adalah Mohammad Irfan alias Petruk, yang tidak lain adalah sahabat almarhum semasa hidup beberapa tahun terakhir. (Baca: Baru 1 Hari Dimakamkan, Tali Pocong Jasad di Ciputat Disikat Maling)

“Tersangka berumur 35 tahun dan sudah berkeluarga, tetapi sekarang sudah bercerai. Sejak mencuri tali pocong itu, tersangka tinggal di rumah neneknya di kawasan Ciputat," ungkap Fadli.

Kepada polisi, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai sopir angkot D10 tujuan Pondok Aren-Ciputat ini mengaku nekat membongkar makam dan mencuri tali pocong itu atas saran dari temannya.

"Tersangka mendapat berita dan dengar-dengar jika tali pocong punya khasiat memudahkan rezeki. Karena yang bersangkutan sopir angkot dan angkotnya sepi, maka diambil tali pocong itu," jelas Kapolres. ( Baca: Misteri Pencurian Tali Pocong di Makam Ciputat Terungkap, Pelakunya Sopir Angkot )

Dalam membongkar makam tersebut, pelaku hanya menggunakan dahan kayu nangka dan tangan kosong. Karenanya butuh waktu cukup lama untuk membongkar makam sahabatnya itu yakni sekitar tiga jam.

Mengingat waktu sudah hampir pagi, pelaku yang membongkar makam mulai pukul 12 malam WIB itu langsung pergi meninggalkan makam dalam keadaan berantakan setelah berhasil mendapatkan tali pocong.

"Habis dicuri tali pocong itu sempat dipakai sekali untuk menarik angkot. Tali pocong itu dikantongi dalam sweaternya. Tetapi angkotnya tetap saja sepi, tidak ramai pengunjung," sebut Fadli.

Selama beberapa hari membawa tali pocong itu, pelaku malah sering kena sial. Angkotnya malah menjadi semakin sepi penumpang. Pelaku akhirnya membuang tali pocong yang dicurinya itu ke sungai.

Sementara pelaku mengaku mengenal almarhum sebagai sahabat karibnya. Untuk itu, saat beraksi seorang diri membongkar makam dia tidak merasa takut. (Baca: Pencuri Tali Pocong di Tangerang Ternyata Teman Dekat Almarhum)

"Saya datang ke makam itu jam 12 malam dan membongkarnya dengan sebatang kayu dan tangan kosong. Saya beraksi seorang diri. Ada empat tali pocong yang saya ambil, di kepala, leher, dan dada," kata Petruk.

Seusai mengambil tali pocong itu ia langsung kabur dan tali pocong disimpan dalam kantong plastik kresek. Tali pocong itu sempat ia gunakan untuk menarik angkot, tetapi tetap sepi penumpang.

"Tidak ada efeknya. Sebaliknya, angkot saya malah tambah sepi, tidak ada sewa. Sehari kalau lagi sepi dapat Rp30.000. Kalau lagi ramai bisa Rp60.000. Sejak ada tali pocong sewa makin sepi," pungkasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP atau Pasal 179 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dan Pengerusakan Fasilitas Pemakaman. Tersangka terancam hukuman enam tahun delapan bulan penjara.
(thm)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
Nestapa Siswi SD di...
Nestapa Siswi SD di Sukabumi, Sudah Belajar 6 Bulan tapi Gagal Tuntaskan Ujian Olimpiade karena Listrik Mati
11 menit yang lalu
Bertemu Prabowo, Dirut...
Bertemu Prabowo, Dirut KAI Bocorkan Rencana Stasiun Gambir Terintegrasi KRL
21 menit yang lalu
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
52 menit yang lalu
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
2 jam yang lalu
Perbaikan Aceh Alami...
Perbaikan Aceh Alami Kemajuan Signifikan, Satgas PRR: Warga Mulai Tatap Masa Depan
2 jam yang lalu
Fundamental Solid, Perbanas...
Fundamental Solid, Perbanas Tegaskan Kesiapan Perbankan Dukung Ekonomi RI
2 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved