Ubah Lambang Garuda dengan Palu Arit, Tersangka Asikin Mengaku Iseng

Jum'at, 29 Desember 2017 - 17:47 WIB
Ubah Lambang Garuda...
Ubah Lambang Garuda dengan Palu Arit, Tersangka Asikin Mengaku Iseng
A A A
INDRAMAYU - Ahmad Faisal Asikin (24), tersangka dugaan pehinaan terhadap lambang negara dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), mengaku iseng saat mengubah dan mengunggah lambang Garuda Pancasila menjadi gambar palu arit.

Kabid Humas Polda Jabar Jabar Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pengakuan tersangka masih didalami oleh penyidik Satreskrim Polres Indramayu untuk mengungkap motif sebenarnya pelaku mengunggah gambar sensitif tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka yang ditangkap di rumahnya di Blok Pilang RT 16/3, Desa Sukamelang, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu pada Kamis 28 Desember 2017 sekitar pukul 22.00 WIB itu, mengaku hanya iseng. Namun Ahmad Faisal juga memiliki tujuan agar unggahan gambar dan kalimat di akun Facebook pribadi AF ASIKIN dan grup facebook ”Pemuda Peduli Desa Sukamelang", dan dibaca oleh masyarakat.

"Kepada penyidik, terlapor mengaku mengunggah foto lambang negara Indonesia yang telah diubah lambang palu arit pada 30 Juni 2017 di Purwodadi, Semarang, Jawa tengah. Foto Garuda Pancasila dengan bagian daada terdapat gambar palu arit tersebut diperoleh Ahmad Faisal dari rumah saudaranya dengan cara memfoto dari cetakan yang sudah dibingkai," kata Yusri melalui pesan singkat, Jumat (29/12/2017).

Terkait kekecewaan tersangka karena calon kades yang didukungnya kalah, Yusri mengemukakan, hal itu terungkap dari unggahan Ahmad Faisal Asikin. Setelah dua hari pascapemilihan kuwu (pilkades), Jumat 15 Desember 2017, terlapor mengunggah kalimat “Kepala Desa Sukamelang yang terpilih adalah PKI. Mau jadi apa nantinya desa kami ?? Kalau yang terpilih adalah orang PKI."

"Dia sadar perbuatannya mengganti foto profil dengan gambar Garuda Pancasila yang di bagian dadanya diubah dengan gambar palu arit merupakan lambang organisasi terlarang Partai Komunis Indonesia (PKI). Tersangka juga mengakui kesalahannya," ujar Yusri. (Baca juga: Kesal Calon Kades Kalah, Pemuda Ini Ubah Lambang Pancasila dengan Palu Arit ).
(wib)
Berita Terkait
6 Fakta Untung Syamsuri,...
6 Fakta Untung Syamsuri, Sosok Komando Operasional G30S yang Terlibat Pemberontakan PKI Madiun
Letkol Untung, Sosok...
Letkol Untung, Sosok Komandan Cakrabirawa yang Jadi Aktor G30S PKI
79% Masyarakat Menilai...
79% Masyarakat Menilai PKI Sebuah Ancaman
Peringati G30S PKI,...
Peringati G30S PKI, Ratusan Pelajar dan Pemuda Jakarta Utara Turun ke Jalan
PPP: Pemutaran Film...
PPP: Pemutaran Film G30S/PKI Tak Perlu Terus Jadi Komoditas Politik
Anggap Isu Kebangkitan...
Anggap Isu Kebangkitan PKI Mainan Elite Politik, Pilnet Dorong Rekonsiliasi Nasional
Berita Terkini
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
46 menit yang lalu
BPOLBF dan IN-FLORES...
BPOLBF dan IN-FLORES Rumuskan Masa Depan Ekowisata Labuan Bajo
1 jam yang lalu
Tingkatkan Pelayanan,...
Tingkatkan Pelayanan, Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Hotline 110 dan Command Center
1 jam yang lalu
Ingin Berobat ke Negeri...
Ingin Berobat ke Negeri Jiran? IHH Healthcare Malaysia Gelar Expo di Surabaya
4 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Imbas...
Perbaikan Jalan Imbas Proyek MRT, Halte Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Jumat Malam hingga Senin Pagi
4 jam yang lalu
Soal Putusan PTUN, Pengacara:...
Soal Putusan PTUN, Pengacara: Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved