Kesal Calon Kades Kalah, Pemuda Ini Ubah Lambang Pancasila dengan Palu Arit

Jum'at, 29 Desember 2017 - 16:29 WIB
Kesal Calon Kades Kalah,...
Kesal Calon Kades Kalah, Pemuda Ini Ubah Lambang Pancasila dengan Palu Arit
A A A
INDRAMAYU - Tim patroli Cyber Reskrim Polres Indramayu menangkap Ahmad Faisal Asikin (24) karena mengubah dan mengunggah lambang negara Garuda Pancasila dengan gambar palu arit di akun media sosial Facebook. Tindakan konyol itu dilakukan tersangka karena kecewa calon kepala desa yang didukungnya kalah dalam pilkades.

Kapolres Indramayu AKBP Arif Fajarudin mengatakan, tindakan Ahmad Faisal Asikin merupakan bentuk penghinaan terhadap lambang negara. Selain itu, tersangka juga tersangka mengunggah kalimat fitnah di akun media sosialnya.

"Pemuda ini menghina lambang negara di akun Facebook-nya. Dia sudah kami amankan dan saat ini tersangka diperiksa intensif untuk mengungkap motif sebenarnya pemuda ini," kata Arif, Jumat (29/12/2017).

Arif mengemukakan, pelaku ditangkap di tempat tinggalnya di Blok Pilang RT 16/3, Desa Sukamelang, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Kamis 28 Desember 2017 sekitar pukul 22.00 WIB. "Dari tangan pelaku, kami menyita barang bukti satu unit ponsel milik Ahmad Faisal Asikin, screen shoot postingan pelaku di akun Facebook AF ASIKIN," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, tutur Kapolres, Ahmad Faisal Asikin mengaku mengunggah foto lambang negara Indonesia yang telah diubah menjadi lambang palu arit pada 30 Juni 2017. Pelaku tahu dan sadar bahwa palu arit merupakan lambang dari organisasi terlarang, Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Pelaku ini sengaja meng-upload lambang palu arit, di akun Facebook AF ASIKIN saat berada di Purwodadi, Semarang, Jawa Tengah, pada Juni lalu," tutur Kapolres.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan, pelaku dugaan penghinaan lambang negara ini bisa juga dijerat dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). "Bisa dua pasal yang menjerat pelaku, yakni penghinaan lambang negara dan UU ITE," kata Yusri.
(wib)
Berita Terkait
6 Fakta Untung Syamsuri,...
6 Fakta Untung Syamsuri, Sosok Komando Operasional G30S yang Terlibat Pemberontakan PKI Madiun
Letkol Untung, Sosok...
Letkol Untung, Sosok Komandan Cakrabirawa yang Jadi Aktor G30S PKI
79% Masyarakat Menilai...
79% Masyarakat Menilai PKI Sebuah Ancaman
Peringati G30S PKI,...
Peringati G30S PKI, Ratusan Pelajar dan Pemuda Jakarta Utara Turun ke Jalan
Anggap Isu Kebangkitan...
Anggap Isu Kebangkitan PKI Mainan Elite Politik, Pilnet Dorong Rekonsiliasi Nasional
PPP: Pemutaran Film...
PPP: Pemutaran Film G30S/PKI Tak Perlu Terus Jadi Komoditas Politik
Berita Terkini
BPOLBF dan IN-FLORES...
BPOLBF dan IN-FLORES Rumuskan Masa Depan Ekowisata Labuan Bajo
10 menit yang lalu
Tingkatkan Pelayanan,...
Tingkatkan Pelayanan, Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Hotline 110 dan Command Center
41 menit yang lalu
Ingin Berobat ke Negeri...
Ingin Berobat ke Negeri Jiran? IHH Healthcare Malaysia Gelar Expo di Surabaya
3 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Imbas...
Perbaikan Jalan Imbas Proyek MRT, Halte Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Jumat Malam hingga Senin Pagi
3 jam yang lalu
Soal Putusan PTUN, Pengacara:...
Soal Putusan PTUN, Pengacara: Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
3 jam yang lalu
24 Penumpang KM Nurul...
24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved