Ridwan Kamil Minta Minggu Ini Ada Keputusan soal Cawagub
Rabu, 27 Desember 2017 - 14:40 WIB
Ridwan Kamil Minta Minggu Ini Ada Keputusan soal Cawagub
A
A
A
BANDUNG - Bakal calon gubenur Jabar Ridwan Kamil meminta pengurus di tingkat dewan pimpinan pusat (DPP) partai koalisi sudah menentukan siapa bakal calon wakil gubenur (Cawagub) yang bakal mendampinginya.
"Saya berharap, kalau mereka (DPP) sudah ketemu, minggu ini DPP sudah ada keputusan. Karena partai lain juga dalam satu atau dua hari ke depan ada perkembangan," kata Ridwan Kamil pada HUT Angkatan Muda Siliwangi (AMS) di Cikapundung, Kota Bandung, Rabu (27/12/2017).
Menurut dia, penentuan sosok cawagub yang akan mendampinginya kini telah diserahkan kepada partai koalisi di tingkat DPP. Apa pun keputusan partai koalisi yaitu NasDem, PPP, dan PKB, Ridwan Kamil mengaku akan patuh dan mengikutinya.
Penentuan cawagub oleh DPP, setelah pada 24 Desember 2017 lalu, Ridwan Kamil bertemu dengan para ketua DPP. Hasil dari pertemuan itu, menyepakati penantuan cawagub ada di pihak DPP. Pengurus pusat tiga partai koalisi yang akan bermusyawarah, menentukan calon pendamping.
Sebelumnya, Ridwan Kamil telah berinisitif memilih sendiri wakilnya. Bahkan Emil telah melakukan survei dan dengar pendapat tokoh Jabar untuk menjajaki elektabilitas calon pendampingnya. Namun proses tersebut justru menimbulkan kegaduhan.
Partai koalisi menuntut agar kader mereka yang dipilih sehingga Ridwan Kamil bimbang. Rencananya mengumumkan pasangannya dua pekan lalu pun urung dilakukan. "Tetapi sekarang sedang di musyawarahkan," ujarnya.
Ridwan Kamil mengakui, dinamika penentuan pasangan cagub dan cawagub di Jabar cukup ketat. Dibanding provinsi lain, Jabar lebih cair. "Karena memang politik kepentingannya sangat besar dan tinggi. Harus kita maklumi, sehingga hitungan-hitungannya harus cermat. Sebagai pengantin, saya berikhtiar saja terus," imbuhnya.
"Saya berharap, kalau mereka (DPP) sudah ketemu, minggu ini DPP sudah ada keputusan. Karena partai lain juga dalam satu atau dua hari ke depan ada perkembangan," kata Ridwan Kamil pada HUT Angkatan Muda Siliwangi (AMS) di Cikapundung, Kota Bandung, Rabu (27/12/2017).
Menurut dia, penentuan sosok cawagub yang akan mendampinginya kini telah diserahkan kepada partai koalisi di tingkat DPP. Apa pun keputusan partai koalisi yaitu NasDem, PPP, dan PKB, Ridwan Kamil mengaku akan patuh dan mengikutinya.
Penentuan cawagub oleh DPP, setelah pada 24 Desember 2017 lalu, Ridwan Kamil bertemu dengan para ketua DPP. Hasil dari pertemuan itu, menyepakati penantuan cawagub ada di pihak DPP. Pengurus pusat tiga partai koalisi yang akan bermusyawarah, menentukan calon pendamping.
Sebelumnya, Ridwan Kamil telah berinisitif memilih sendiri wakilnya. Bahkan Emil telah melakukan survei dan dengar pendapat tokoh Jabar untuk menjajaki elektabilitas calon pendampingnya. Namun proses tersebut justru menimbulkan kegaduhan.
Partai koalisi menuntut agar kader mereka yang dipilih sehingga Ridwan Kamil bimbang. Rencananya mengumumkan pasangannya dua pekan lalu pun urung dilakukan. "Tetapi sekarang sedang di musyawarahkan," ujarnya.
Ridwan Kamil mengakui, dinamika penentuan pasangan cagub dan cawagub di Jabar cukup ketat. Dibanding provinsi lain, Jabar lebih cair. "Karena memang politik kepentingannya sangat besar dan tinggi. Harus kita maklumi, sehingga hitungan-hitungannya harus cermat. Sebagai pengantin, saya berikhtiar saja terus," imbuhnya.
(wib)