Libur Natal, 103 Ribu Kendaraan Diprediksi Keluar via GT Cikarang Utama
Kamis, 21 Desember 2017 - 21:10 WIB
Libur Natal, 103 Ribu Kendaraan Diprediksi Keluar via GT Cikarang Utama
A
A
A
JAKARTA - PT Jasa Marga memprediksi volume lalu lintas yang keluar Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarang Utama pada libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 sebanyak 103.000 kendaraan. Jumlah ini naik sebanyak 32,05% dari hari biasa.
AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, puncak arus mudik libur Natal yang diproyeksi terjadi pada H-3 atau 22 Desember 2017 besok. Arus lalu lintas di GT Cikarang Utama yang menjadi akses keluar-masuk Jakarta, diprediksi akan meningkat sebanyak 32,05%, yaitu sebanyak 103.000 kendaraan dari arus lalu lintas normal yakni 78.000 kendaraan.
"Prediksi tahun ini jumlahnya naik 1,48% dibandingkan 2016 lalu pada periode yang sama," kata Heru di Jakarta, Kamis (21/12/2017). Dia menambahkan, kenaikan volume kendaraan pada puncak arus mudik Natal pun diprediksi terjadi di gerbang tol lainnya, di antaranya adalah GT Cileunyi-Jalan Tol Purbaleunyi, yang mengalami kenaikan sebesar 21% (34.350 kendaraan) atau naik 21% dari lalin normal (28.180 kendaraan).
Sedangkan GT Ciawi- Jalan Tol Jagorawi meningkat sebesar 17% (36.557 kendaraan) atau naik 17% dari lalin normal (31.225 kendaraan). Prediksi peningkatan volume lalin juga diperkirakan terjadi di GT Cengkareng-Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Cengkareng meningkat sebesar 5,3% (95.087 kendaraan) atau naik 5,3% dari lalin normal (90.249 kendaraan).
Adapun untuk puncak arus balik libur Natal diproyeksi akan terjadi pada H+1 atau 26 Desember 2017. "Arus lalu lintas di GT Cikarang Utama yang menjadi akses keluar-masuk Jakarta, diprediksi akan meningkat sebanyak 90.520 kendaraan atau naik 27,49 % dari lalin normal (71.000 kendaraan)," ujarnya.
Jika dibandingkan tahun 2016, maka peningkatan volume lalin saat puncak arus balik Natal tahun ini naik 0,18%. Dwi melanjutkan, untuk puncak arus mudik Tahun Baru 2018 yang diproyeksikan akan terjadi pada H-3 yaitu 29 Desember 2017, peningkatan kendaraan pun akan terjadi di GT Cikarang Utama.
Diprediksi, volume lalu lintas akan meningkat 22,4% atau sebanyak 95.500 kendaraan dari arus lalu lintas normal (78.000 kendaraan).
Meningkatnya volume kendaraan pada puncak mudik libur Tahun Baru 2018 pun diprediksi tidak hanya terjadi di GT Cikarang Utama.
Sejumlah gerbang tol pun diperkirakan akan mengalami peningkatan volume lalu lintas, di antaranya adalah GT Cileunyi-Jalan Tol Purbaleunyi yang mengalami kenaikan sebesar 13% dari lalin normal menjadi sebesar 31.919 kendaraan, GT Ciawi-Jalan Tol Jagorawi diprediksi meningkat sebesar 55% dari lalin normal menjadi sebesar 34.417 kendaraan.
"GT Cengkareng-Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Cengkareng diprediksi meningkat sebesar 5,8% dari lalin normal menjadi 95.557 kendaraan," ucapnya.
AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, puncak arus mudik libur Natal yang diproyeksi terjadi pada H-3 atau 22 Desember 2017 besok. Arus lalu lintas di GT Cikarang Utama yang menjadi akses keluar-masuk Jakarta, diprediksi akan meningkat sebanyak 32,05%, yaitu sebanyak 103.000 kendaraan dari arus lalu lintas normal yakni 78.000 kendaraan.
"Prediksi tahun ini jumlahnya naik 1,48% dibandingkan 2016 lalu pada periode yang sama," kata Heru di Jakarta, Kamis (21/12/2017). Dia menambahkan, kenaikan volume kendaraan pada puncak arus mudik Natal pun diprediksi terjadi di gerbang tol lainnya, di antaranya adalah GT Cileunyi-Jalan Tol Purbaleunyi, yang mengalami kenaikan sebesar 21% (34.350 kendaraan) atau naik 21% dari lalin normal (28.180 kendaraan).
Sedangkan GT Ciawi- Jalan Tol Jagorawi meningkat sebesar 17% (36.557 kendaraan) atau naik 17% dari lalin normal (31.225 kendaraan). Prediksi peningkatan volume lalin juga diperkirakan terjadi di GT Cengkareng-Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Cengkareng meningkat sebesar 5,3% (95.087 kendaraan) atau naik 5,3% dari lalin normal (90.249 kendaraan).
Adapun untuk puncak arus balik libur Natal diproyeksi akan terjadi pada H+1 atau 26 Desember 2017. "Arus lalu lintas di GT Cikarang Utama yang menjadi akses keluar-masuk Jakarta, diprediksi akan meningkat sebanyak 90.520 kendaraan atau naik 27,49 % dari lalin normal (71.000 kendaraan)," ujarnya.
Jika dibandingkan tahun 2016, maka peningkatan volume lalin saat puncak arus balik Natal tahun ini naik 0,18%. Dwi melanjutkan, untuk puncak arus mudik Tahun Baru 2018 yang diproyeksikan akan terjadi pada H-3 yaitu 29 Desember 2017, peningkatan kendaraan pun akan terjadi di GT Cikarang Utama.
Diprediksi, volume lalu lintas akan meningkat 22,4% atau sebanyak 95.500 kendaraan dari arus lalu lintas normal (78.000 kendaraan).
Meningkatnya volume kendaraan pada puncak mudik libur Tahun Baru 2018 pun diprediksi tidak hanya terjadi di GT Cikarang Utama.
Sejumlah gerbang tol pun diperkirakan akan mengalami peningkatan volume lalu lintas, di antaranya adalah GT Cileunyi-Jalan Tol Purbaleunyi yang mengalami kenaikan sebesar 13% dari lalin normal menjadi sebesar 31.919 kendaraan, GT Ciawi-Jalan Tol Jagorawi diprediksi meningkat sebesar 55% dari lalin normal menjadi sebesar 34.417 kendaraan.
"GT Cengkareng-Jalan Tol Jakarta-Tangerang-Cengkareng diprediksi meningkat sebesar 5,8% dari lalin normal menjadi 95.557 kendaraan," ucapnya.
(whb)