Gara-gara Korek Api, Pedagang Nasi Goreng Sekarat Dibacok Preman

Kamis, 14 Desember 2017 - 17:34 WIB
Gara-gara Korek Api,...
Gara-gara Korek Api, Pedagang Nasi Goreng Sekarat Dibacok Preman
A A A
TANGERANG SELATAN - Hanya gara-gara persoalan sepele, Mujiono (30), seorang pedagang nasi goreng di Jalan Cendrawasih 2, RT04/02, Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), nyaris meregang nyawa.

Lantara tidak punya korek api, dia dibacok dua preman di bagian leher dini hari tadi. Luka bacok yang dialami Mujiono cukup parah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Ciputat Kompol Donni Bagus Wibisno mengatakan, peristiwa ini bermula saat Mujiono didatangi pelaku bernama Indra Suryana dan Andri. Saat itu Indra dan Andri meminta api kepada korban untuk menyalakan rokok.

Karena korban tidak punya korek api, ia menyarankan kepada pelaku untuk mengambil bara di tempat pembakaran ayam bakar. Tapi pelaku malah menyuruh balik korban.

Korban tidak bersedia disuruh-suruh begitu saja oleh pelaku. Kedua pelaku kemudian mengambil besi di tempat pembakaran ayam sembari marah-marah. Setelah itu, pelaku membacok leher korban dengan besi itu.

Korban sempat melawan sehingga terjadi perkelahian. Kakak korban, yakni Wagiman, yang mengetahui kejadian itu langsung keluar dan menolong korban yang telah bersimbah darah.

"Wagiman sempat membantu adiknya, sementara pelaku kabur dan dikejar oleh korban dibantu warga. Kebetulan, saat itu Tim Vipers sedang melakukan observasi wilayah dan langsung ikut melakukan pengejaran terhadap pelaku yang kabur," ungkap Donni kepada KORAN SINDO, di Ciputat, Kamis (14/12/2017).

Pengejaran polisi tidak sia-sia. Tidak jauh dari lokasi, seorang tersangka berhasil diamankan. Sedangkan seorang lainnya ditangkap saat akan melairikan ke wilayah Bogor. "Selanjutnya, petugas membawa korban ke Rumah Sakit IMC Bintaro untuk visum dan tindakan medis," katanya.

Pihaknya juga melakukan tes urine kepada para pelaku untuk mengecek indikasi adanya penggunaan narkoba atau minuman keras. "Saat ini, tes urine pelaku masih belum diketahui," ucapnya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan besi lebar ukuran 5 cm dan panjang 40 cm yang digunakan membacok leher Mujiono.
(thm)
Berita Terkait
Penagihan Paksa Mata...
Penagihan Paksa Mata Elang Menjurus Aksi Premanisme
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Sahroni Nilai Aksi Premanisme...
Sahroni Nilai Aksi Premanisme dalam Dunia Usaha Harus Diberantas
Oknum Pendukung Danny-Fatma...
Oknum Pendukung Danny-Fatma Diduga Kembali Lakukan Aksi Premanisme
Dugaan Aksi Premanisme...
Dugaan Aksi Premanisme Hambat Pembangunan Smelter Nikel di Kolaka
IKANU Kecam Aksi Premanisme...
IKANU Kecam Aksi Premanisme dan Penganiayaan Mahasiswa di Mesir
Berita Terkini
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
1 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
2 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
2 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
2 jam yang lalu
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
3 jam yang lalu
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Guguran Lava
4 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved