Rawan Difteri, DKI dan Kemenkes Gelar Imunisasi di Jakbar

Senin, 11 Desember 2017 - 11:54 WIB
Rawan Difteri, DKI dan...
Rawan Difteri, DKI dan Kemenkes Gelar Imunisasi di Jakbar
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menebar imunisasi massal bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan instansi lainnya dalam Outbreak Response Imunization (ORI) difteri, di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 33 Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Jakarta Barat menjadi lokasi pertama imunisasi difteri lantaran wilayah ini rawan penyakit tersebut.

"Saya meminta bantuan rekan-rekan. Memohon bantuan rekan-rekan untuk mensosialisasikan ORI. Yaitu untuk kejadian luar biasa difteri ini kita melakukan tentunya imunisasi secara serentak sebagai respon untuk memastikan kita antisipatif terhadap kejadian luar biasa difteri. Pagi ini Pak Gubernur (Anies Basweda) dan Bu Menteri Kesehatan (Nila F. Moeloek) launching kebetulan yang paling memiliki tingkat risiko yang tinggi itu Jakarta Barat dan Jakarta Utara," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Jakarta, Senin (11/12/2017).

Sandi meminta agar masyarakat tidak ragu untuk melakukan imunisasi difteri. Apalagi, kata dia, saat ini difteri sudah dinyatakan kejadian luar biasa (KLB).

"Jadi ini enggak main-main karena sebetulnya sudah bisa tertangani sebelumnya tapi karena kita sebagai masyarakat tidak menganggap serius sekali masalah imunisasi ini dan masih banyak yang bersilang pendapat akhirnya terjadilah KLB ini pelajaran bagi kita semua bahwa kalau memang ahli-ahli dan pemerintah sudah menetapkan harus imunisasi kita harus totalitas karena ini sangat berakibat fatal dan sudah ada korbannya jadi ini perlu kita sikapi dengan baik," tuturnya.

Sandi menjelaskan, pihaknya mengerahkan seluruh outlet Dinkes DKI untuk segera menangani pasien. "Karena kalau enggak ditangani dua tiga hari difteri ini berpotensi melonjak risiko bisa mengakibatkan kematian. Kita akan memberikan terus karena ini sudah KLB dan kita we don't take it lately. Kita enggak main-main menangani ini. Kita harus tangani sampai total," kata Sandi.

Nantinya, kata Politikus Partai Gerindra ini, seluruh wilayah Jakarta akan mendapatkan jadwal imunisasi untuk mencegah tersebarnya penyakit difteri. "Sekarang pertama Jakarta Barat sama Jakarta Utara dulu karena itu yang paling berisiko habis itu menyusul wilayah lain dari Jakarta," lanjutnya.
(mhd)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Ceramah di Sekolah Alazka,...
Ceramah di Sekolah Alazka, KH Anwar Zahid Minta Orang Tua Dampingi Anak Main HP
23 menit yang lalu
Raker IKKB Bahas Penguatan...
Raker IKKB Bahas Penguatan Kontribusi Organisasi dan Pelestarian Budaya
1 jam yang lalu
Praktik Dokter Ilegal...
Praktik Dokter Ilegal di Jaksel, 2 WNA Vietnam Dideportasi
3 jam yang lalu
6 Kendaraan Tabrakan...
6 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Bintara Arah Cakung, 1 Orang Tewas dan 2 Luka-luka
13 jam yang lalu
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
13 jam yang lalu
Pecinta Hewan Sambangi...
Pecinta Hewan Sambangi Kelurahan Pluit, Spanduk Larangan Memberi Makan Kucing Tak Bertuan Dicopot
14 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved