Terisolir Tiga Hari Akibat Banjir, Warga Nekat Keluar Bertaruh Nyawa

Jum'at, 01 Desember 2017 - 05:44 WIB
Terisolir Tiga Hari...
Terisolir Tiga Hari Akibat Banjir, Warga Nekat Keluar Bertaruh Nyawa
A A A
PACITAN - Warga tiga dusun di Desa Kebon Dalem, Kecamatan Tegal Ombo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, terisolir dan kesulitan memenuhi kebutuhan pokok sehari hari. Hal ini setelah jembatan gantung yang menjadi akses satu-satunya warga rusak parah akibat diterjang banjir bandang Sungai Grindulu sejak Selasa malam lalu.

Beberapa warga kini terpaksa bertaruh nyawa untuk sekadar membeli beras keluar kampung, karena bantuan dari pemerintah tak kunjung mereka terima. Warga mengaku terpaksa nekad mempertaruhkan nyawa menyusuri jembatan gantung yang hampir putus, demi bisa memenuhi kebutuhan hidup.

Mereka menyeberang sungai hanya berbekal keberanian dan tanpa alat pengaman yang memadai. Warga mengandalkan kekuatan satu sisi jembatan yang masih utuh, padahal di bawahnya Sungai Grindulu berarus deras masih menebar ancaman. Sebab banjir dibagian hulu masih belum sepenuhnya surut.

Warga terlihat membawa kebutuhan barang pokok berupa beras dan bahan makanan untuk kelurganya dan titipan tetangga karena persediaan makanan di rumah sudah habis. “Harus bagaimana lagi, keluarga sudah kelaparan. Makanan di rumah habis, bantuan tidak datang,” ujar Gunawan, seorang warga, Kamis (30/11/2017).

Menurut dia, warga tidak punya pilihan lagi karena kelaparan. Apalagi jalan alternatif untuk bisa menyeberang membeli kebutuhan hidup sehari-hari harus melalui hutan dan kondisi jalan yang ekstrem sejauh 4 km. Sebelum diterjang banjir, jembatan yang masih sekitar dua tahun dibangun itu merupakan jalur utama bagi warga dari empat dusun atau sekitar 2.500 jiwa.

Sementara itu, Mutain, tokoh masyarakat setempat mengatakan, hingga hari ketiga pasca pasca banjir, bantuan dari pemerintah belum pernah mereka terima. “Kami sudah tiga hari kondisinya lumpuh total...makanan habis,” katanya.

Warga sangat berharap segera ada distribusi bantuan bahan pokok dan perbaikan jembatan agar aktivitas mereka berjalan normal kembali. Terlebih bagi anak-anak sekolah, aktivitasnya kini menjadi lumpuh sementara saat ini menjelang ujian.
(thm)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
21 menit yang lalu
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
2 jam yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
2 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
5 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
5 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
5 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved