Masih Dipenuhi PKL, Ombudsman Anggap Satpol PP Tak Kerja
Rabu, 29 November 2017 - 16:32 WIB
Masih Dipenuhi PKL, Ombudsman Anggap Satpol PP Tak Kerja
A
A
A
JAKARTA - Ombudsman menganggap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tidak bekerja secara maksimal. Karena, masih banyak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar.
Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala mengungkapkan, saat ini trotoar-trotoar yang seharusnya menjadi fasilitas publik kerap kali disalahgunakan oleh PKL. Padahal, menurut dia, trotoar harus digunakan sesuai dengan fungsinya.
"Itu yang kami cermati sebetulnya yakni tidak kerjanya Satpol PP dalam hal ini," kata Adrianus di kantornya, Jakarta, Rabu (29/11/2017).
Dengan begitu, dia menegaskan, pada temuan Ombudsman belakangan ini, yang digadang-gadang ada oknum Satpol PP yang meminta iuran ke PKL bukan lah permasalahan utama yang ditujukan Ombudsman.
"Kami ingin trotoar bersih dan berfungsi sesuai dengan fungsinya," ujarnya.
Dia berharap, ke depan tidak ada lagi PKL yang berjualan sembarangan. (Baca: Ombudsman Minta DKI Tegakkan Aturan Soal Pungli Tanah Abang )
"Masalahnya adalah kepetingan kita sebagai publik adalah melihat trotoar kita bersih dari PKL. Itu yang tidak ada. Itu tidak terjadi. Jalan-jalan yang harusnya mulus bebas dari PKL sekarang penuh dengan PKL," kata Adrianus.
Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala mengungkapkan, saat ini trotoar-trotoar yang seharusnya menjadi fasilitas publik kerap kali disalahgunakan oleh PKL. Padahal, menurut dia, trotoar harus digunakan sesuai dengan fungsinya.
"Itu yang kami cermati sebetulnya yakni tidak kerjanya Satpol PP dalam hal ini," kata Adrianus di kantornya, Jakarta, Rabu (29/11/2017).
Dengan begitu, dia menegaskan, pada temuan Ombudsman belakangan ini, yang digadang-gadang ada oknum Satpol PP yang meminta iuran ke PKL bukan lah permasalahan utama yang ditujukan Ombudsman.
"Kami ingin trotoar bersih dan berfungsi sesuai dengan fungsinya," ujarnya.
Dia berharap, ke depan tidak ada lagi PKL yang berjualan sembarangan. (Baca: Ombudsman Minta DKI Tegakkan Aturan Soal Pungli Tanah Abang )
"Masalahnya adalah kepetingan kita sebagai publik adalah melihat trotoar kita bersih dari PKL. Itu yang tidak ada. Itu tidak terjadi. Jalan-jalan yang harusnya mulus bebas dari PKL sekarang penuh dengan PKL," kata Adrianus.
(mhd)