Sandi Instruksikan Kasatpol PP Tindak Lanjuti Kritikan Ombudsman
Rabu, 29 November 2017 - 13:39 WIB
Sandi Instruksikan Kasatpol PP Tindak Lanjuti Kritikan Ombudsman
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menginstruksikan Kasatpol PP Yani Wahyu menindaklanjuti investigasi Ombudsman terkait anggotanya yang diduga "bermain mata" dengan PKL Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Kita minta langsung oleh pihak terkait, terutama Pak Yani, Kasatpol PP untuk tindak lanjuti. Karena ini saya bilang jangan baperan, kita terima sebagai bahan masukan, dan untuk memperbaiki, agar kita kinerjanya bisa mendukung," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2017).
Satpol PP, kata Sandi, saat ini telah berubah lebih baik. Sebelumnya pasukan di bawah naungan Pemprov DKI itu hanya menertibkan. Kali ini Satpol PP lebih toleran terhadap pedagang.
"Untuk menegakkan Perda itu kita harus menghadirkan tiga solusi yang merupakan satu kebijakan, policy mix kita hadirkan. Karena lapangan kerja sekarang sulit. Kalau kita misalnya tertibkan saja tanpa ada solusi mereka mau hidup dari apa," urainya.
Politikus Partai Gerindra itu menambahkan, salah satu sokusinya yakni dengan membuka lapangan pekerjaan lewat program One Kecamatan, One Centre for Entrepreneurship (OK OCE).
"Nafkahnya seperti apa? Nah kita ada program dan gerakan OK OCE yang terus menciptakan lapangan kerja lapangan usaha baru tapi yang sekarang ini harus mulai bermigrasi berpindah dari sektor informal ke formal jadi ini yang harus kita dorong ke depan lokasi binaannya disiapkan lokasi sementaranya juga disiapkan," tuturnya.
"Kita minta langsung oleh pihak terkait, terutama Pak Yani, Kasatpol PP untuk tindak lanjuti. Karena ini saya bilang jangan baperan, kita terima sebagai bahan masukan, dan untuk memperbaiki, agar kita kinerjanya bisa mendukung," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2017).
Satpol PP, kata Sandi, saat ini telah berubah lebih baik. Sebelumnya pasukan di bawah naungan Pemprov DKI itu hanya menertibkan. Kali ini Satpol PP lebih toleran terhadap pedagang.
"Untuk menegakkan Perda itu kita harus menghadirkan tiga solusi yang merupakan satu kebijakan, policy mix kita hadirkan. Karena lapangan kerja sekarang sulit. Kalau kita misalnya tertibkan saja tanpa ada solusi mereka mau hidup dari apa," urainya.
Politikus Partai Gerindra itu menambahkan, salah satu sokusinya yakni dengan membuka lapangan pekerjaan lewat program One Kecamatan, One Centre for Entrepreneurship (OK OCE).
"Nafkahnya seperti apa? Nah kita ada program dan gerakan OK OCE yang terus menciptakan lapangan kerja lapangan usaha baru tapi yang sekarang ini harus mulai bermigrasi berpindah dari sektor informal ke formal jadi ini yang harus kita dorong ke depan lokasi binaannya disiapkan lokasi sementaranya juga disiapkan," tuturnya.
(ysw)