Kronologis Suami Tembak Dokter Lety Sebanyak Enam Kali di Cawang
Kamis, 09 November 2017 - 18:14 WIB
Kronologis Suami Tembak Dokter Lety Sebanyak Enam Kali di Cawang
A
A
A
JAKARTA - Seorang dokter bernama Helmi tega menembak mati istrinya Lety S di Az Zahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur. Adapun penembakan itu dipicu karena korban meminta cerai terhadap suaminya.
Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (9/11/2017) siang, pukul 14.00 WIB, korban saat itu tengah bertugas seperti biasanya melayani para pasien di klinik tersebut."Lalu datang pelaku, korban pun keluar ruangan menemui pelaku dan terdengar cekcok mulut antara keduanya," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (9/11/2017).
Menurut Andry, saat bertengkar itu, korban lalu masuk kembali ke ruangan klinik sambil meminta tolong. Pelaku sendiri ikut masuk dan membuat takut pengunjung karena membawa dan menenteng senjata api.
"Saksi menghampiri dan melihat pelaku membawa senjata api. Karena ketakutan, saksi pun menghindar," tuturnya. Tak lama kemudian, terdengar suara enam kali letusan senjata api.
Karyawan yang ada di klinik itu pun akhirnya menghindari lokasi kejadian karena takut menjadi sasaran pelaku. "Pelaku lalu melarikan diri dengan sepeda motor," ujarnya.( Baca: Dokter Tewas Ditembak Suami, Pelaku Tak Terima Diceraikan )
Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (9/11/2017) siang, pukul 14.00 WIB, korban saat itu tengah bertugas seperti biasanya melayani para pasien di klinik tersebut."Lalu datang pelaku, korban pun keluar ruangan menemui pelaku dan terdengar cekcok mulut antara keduanya," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (9/11/2017).
Menurut Andry, saat bertengkar itu, korban lalu masuk kembali ke ruangan klinik sambil meminta tolong. Pelaku sendiri ikut masuk dan membuat takut pengunjung karena membawa dan menenteng senjata api.
"Saksi menghampiri dan melihat pelaku membawa senjata api. Karena ketakutan, saksi pun menghindar," tuturnya. Tak lama kemudian, terdengar suara enam kali letusan senjata api.
Karyawan yang ada di klinik itu pun akhirnya menghindari lokasi kejadian karena takut menjadi sasaran pelaku. "Pelaku lalu melarikan diri dengan sepeda motor," ujarnya.( Baca: Dokter Tewas Ditembak Suami, Pelaku Tak Terima Diceraikan )
(whb)