Mengabdi Puluhan Tahun, Guru MI di Depok Dipecat Saat Mengajar

Kamis, 02 November 2017 - 23:05 WIB
Mengabdi Puluhan Tahun,...
Mengabdi Puluhan Tahun, Guru MI di Depok Dipecat Saat Mengajar
A A A
DEPOK - Miris nasib yang menimpa sejumlah guru di Sekolah Al Falah di bawah naungan Yayasan Perguruan Islam (YPI) karena dipecat oleh yayasan tanpa alasan yang jelas. Ironisnya, pemecatan dilakukan di hadapan sejumlah siswa. Bahkan sejumlah guru sempat diusir oleh sekelompok orang tak dikenal.

Nurmalina, salah satu guru yang dipecat mengatakan, ada 7 guru yang mengalami pemecatan. Guru-guru itu dipecat tanpa alasan yang jelas. Membuat para guru sedih, mereka dipecat saat sedang mengajar. Padahal ada guru yang sudah mengabdi puluhan tahun.

Masa kerja mereka ada yang di atas sembilan tahun. Bahkan ada yang sudah 20 tahun. "Tadi pagi kami sudah tidak boleh masuk gerbang, saya dipecat di hadapan anak-anak saat di dalam kelas," katanya, Kamis (2/11/2017).

Dikatakan, pihak yang memecat adalah orang-orang yang ingin memimpin sekolah. Padahal kata dia, mereka bukan pemilik yayasan. "Mereka mengaku dari forum," tukasnya.

Peristiwa ini membuat para murid sedih. Mereka pun akhirnya pulang dan tidak melanjutkan pelajaran. Siswa tak kuasa menahan tangis. Mereka berharap para guru tersebut tetap diijinkan mengajar.

"Sama sekali tidak dijelaskan alasan pemecatannya apa. Dan pihak yayasan Al Falah 1 pun tidak ada pemecatan. Saya juga tidak tahu ini mereka kapasitasnya apa," ceritanya.

Mereka yang dipecat, tidak hanya guru. Bahkan ada yang berstatus sebagai kepala sekolah. "Yang dipecat itu saya (Nurmalina), kemudian pak Ridwan Suhandi selaku Kepala Sekolah MI, bu Yuniarti, pak Arif Kusnadi, bu Emah Kholistiani, bu Lela Kodriah dan pak Herwanto Kepala Sekolah SMP. Kami ini statusnya sudah pegawai tetap Yayasan Al Falah I," paparnya.

Atas kasus ini dia melapor ke Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kota Depok. Dari jawaban Kemenag dan Disdik kata Nurmalina, pemecatan ini tidak sah.

"Itu artinya kami akan tetap mengajar walau apapun yang terjadi. Kami ini pendidik, kami ingin mencerdaskan anak bangsa. Jangan jadikan kami korban kezaliman," tukasnya.

Kuasa hukum para guru, Hasan Maulana mengatakan, apa yang dialami Nurmalina dan teman-teman adalah perbuatan melanggar hukum. Ia pun berharap, aparat dapat bertindak tegas terhadap para pelaku yang telah berbuat tidak adil tersebut.

"Apakah pantas membiarkan proses pungusiran seperti ini. Saya yakin penegak hukum bersikap profesional dan kami dari lembaga yang sudah melahirkan sumber daya manusia terdidik siap berhadapan dengan hukum. Alhamdulillah kami sudah laporkan kasus ini ke polisi. Kita lihat proses selanjutnya," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Pemkot Depok Larang...
Pemkot Depok Larang Keras Penahanan Ijazah Sekolah
Pemkot Depok Ajukan...
Pemkot Depok Ajukan 670 Formasi CPNS, Mayoritas untuk Pendidik dan Kesehatan
Disdik Jabar Batal Hentikan...
Disdik Jabar Batal Hentikan PTM Terbatas di Depok, Ini Alasannya
Siswa Miskin Sekolah...
Siswa Miskin Sekolah Swasta di Depok Dapat Bantuan Pendidikan Rp2-3 Juta
DPRD Depok Panggil Disdik...
DPRD Depok Panggil Disdik terkait Relokasi SDN Pondok Cina 1
Ini Kebijakan Kegiatan...
Ini Kebijakan Kegiatan Belajar Mengajar di Depok Selama Ramadan
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
2 jam yang lalu
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
3 jam yang lalu
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
4 jam yang lalu
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
12 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
12 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
14 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved