Baku Tembak di Depok, Pelaku Terkapar di Depan Rumah Warga
Senin, 30 Oktober 2017 - 21:24 WIB
Baku Tembak di Depok, Pelaku Terkapar di Depan Rumah Warga
A
A
A
DEPOK - Salah satu pelaku terkapar ditembak polisi setelah terjadi baku tembak di Gang Damai, Cimanggis, Depok. Awalnya warga mengira kalau pelaku yang terkapar di depan rumahnya itu penderita epilepsi.
Jundi warga Gang Damai Depok mengungkapkan kalau salah satu pelaku pelaku terkapar tepat di depan rumahnya. Awalnya dirinya mengira ada sepeda motor yang jatuh.
"Bunyinya kayak motor jatuh tapi saya lihat ternyata bukan. Ada orang yang saya kira epilepsi karena kejang-kejang. Enggak lama dia jatuh, ambruk di depan rumah," katanya di lokasi, Senin (30/10/2017).
Dia mengatakan jika pelaku sudah dalam kondisi penuh darah. Ia melihat ada luka tembak di bagian dada depan. "Kalau dilihat dari mukanya saya enggak kenal. Sepertinya bukan orang sini. Saya juga baru sebulan tinggal disini," ucapnya.
Setelah pelaku terkapar dan tak bergerak, warga tidak ada yang berani mendekat. "Enggak ada yang berani pegang, sampai akhirnya ada polisi yang datang. Pistol pelaku juga terlihat gak jauh dari dia jatuh. Saya sih enggak denger ada suara tembakan," ujarnya.
Jundi warga Gang Damai Depok mengungkapkan kalau salah satu pelaku pelaku terkapar tepat di depan rumahnya. Awalnya dirinya mengira ada sepeda motor yang jatuh.
"Bunyinya kayak motor jatuh tapi saya lihat ternyata bukan. Ada orang yang saya kira epilepsi karena kejang-kejang. Enggak lama dia jatuh, ambruk di depan rumah," katanya di lokasi, Senin (30/10/2017).
Dia mengatakan jika pelaku sudah dalam kondisi penuh darah. Ia melihat ada luka tembak di bagian dada depan. "Kalau dilihat dari mukanya saya enggak kenal. Sepertinya bukan orang sini. Saya juga baru sebulan tinggal disini," ucapnya.
Setelah pelaku terkapar dan tak bergerak, warga tidak ada yang berani mendekat. "Enggak ada yang berani pegang, sampai akhirnya ada polisi yang datang. Pistol pelaku juga terlihat gak jauh dari dia jatuh. Saya sih enggak denger ada suara tembakan," ujarnya.
(ysw)