Pembangunan RS Kanker di Kawasan RS Sumber Waras Tunggu Proses Hukum

Minggu, 22 Oktober 2017 - 13:06 WIB
Pembangunan RS Kanker...
Pembangunan RS Kanker di Kawasan RS Sumber Waras Tunggu Proses Hukum
A A A
JAKARTA - Pembangunan RS Kanker di kawasan RS Sumber Waras menunggu proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemprov DKI tak ingin permasalahan itu nantinya akan menambah persoalan di kemudian hari.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat menanggapi pembangunan rencana RS Kanker di kawasan RS Sumber Waras. "Saya inginnya apa yang warga inginkan dan kita pastikan dulu status hukumnya clean and clear," ujar Sandi, Minggu (22/10/2017).

Rencana untuk pembangunan di RS Kanker di kawasan Sumber Waras, kata Sandi, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan jajarannya untuk mengetahui kondisi terbaru. Termasuk mendengarkan paparan dari Sekda DKI Jakarta Saefulah, Kepala Bappeda Tuty Kusumawaty, dan Kadis Kesehatan Koesmedi.

Sebelumnya kasus pembelian RS Sumber Waras muncul usai Pemprov DKI Jakarta membeli lahan di kawaan itu sebesar Rp800 miliar yang dialokasikan melalui APBD P 2017 lalu. BPK sendiri menyebutkan pembelian di sana sangat mahal dan mengakibatkan negara merugi Rp191 miliar. Usai diselidiki oleh KPK, ternyata tidak menemukan adanya indikasi korupsi apalagi kerugian.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan DKI Een Haryani mengaku masih menunggu keputusan dari Gubernur DKI Jakarta. "Nah sementara no comment dulu yah," ucap Een singkat.

Hal berbeda diungkapkan Direktur Utama RS Sumber Waras Abraham yang mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk Pemprov DKI Jakarta yang diwakilkan oleh Dinas Kesehatan.

Rencananya pembangunan itu akan dilakukan pada awal tahun 2018 dengan rancangan lantai setinggi 23 lantai dan memuat 2.000 kamar perawatan. Pembangunan akan dikhususkan menjadi RS Kanker terlengkap dan terbaik se-Indonesia.

Dengan merancang desain khas rumah sakit seperti di Amerika berbentuk persegi. Rumah Sakit ini nanti memiliki fasilitas lengkap mulai dari alat, hingga rumah singgah untuk penderita kanker. Selain itu, dibuatkan pula taman dan ruang perawatan untuk penderita kanker.

"Nah setelah pembangunan RS Kanker, kami akan mendapatkan keuntungan lain," tutur Abarham ditemui beberapa waktu lalu.
(kri)
Berita Terkait
KPK Hentikan Penyelidikan...
KPK Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Lahan Rumah Sakit Sumber Waras
Pramono Bakal Jadikan...
Pramono Bakal Jadikan Sumber Waras Jadi Rumah Sakit Tipe A, Ikonik dengan Ornamen Betawi
Awas! Copet Merajalela...
Awas! Copet Merajalela di Halte Transjakarta Sumber Waras Jakbar
Pemprov DKI Ganti Penutup...
Pemprov DKI Ganti Penutup Drainase Vertikal di Titik Rawan Banjir
Siaga Musim Hujan, DKI...
Siaga Musim Hujan, DKI Data Sumber Daya Penanggulangan Bencana
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Bangunan Bertingkat Sedot Air Tanah
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
2 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
5 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
6 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
6 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
7 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
7 jam yang lalu
Infografis
Ramai di Medsos, Berikut...
Ramai di Medsos, Berikut Hukum Cek Khodam Menurut Para Ulama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved