Usulan Ditolak, Pembangunan Museum BCB di Plumpungan Batal

Rabu, 18 Oktober 2017 - 15:34 WIB
Usulan Ditolak, Pembangunan...
Usulan Ditolak, Pembangunan Museum BCB di Plumpungan Batal
A A A
SALATIGA - Usulan pembangunan tempat pusat budaya dan museum benda cagar budaya (BSB) yang diajukan Dinas Budaya dan Pariwisata ditolak oleh tim anggaran Pemkot Salatiga. Dengan demikian, pembangunan museum tersebut batal dilaksanakan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Salatiga Sri Danujo mengatakan, usulan pembangunan museum budaya dan BCB ditolak saat pembahasan di Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda).

Alasannya, rencana tersebut perlu dikaji secara mendalam. "Rencana kami membangun museum ditolak. Dan kami bisa memahami alasan yang menjadi dasar penolakan rencana itu," katanya, Rabu (18/10/2017).

Dia menjelaskan, tujuan dari pembangunan museum budaya dan BCB dengan pagu indikatif senilai Rp6,5 miliar adalah untuk mempertahankan, melestarikan, dan menjaga aset budaya yang dimiliki Kota Salatiga.

Sedangkan yang mendasari pemilihan lokasi pembangun museum di komlpleks Prasasti Plumpungan, yaitu tempat tersebut merupakan tonggak sejarah lahirnya Kota Salatiga.

"Sejarah tidak boleh dilupakan atau ditinggalkan. Untuk itu, harus dibangun sebuah museum agar sejarah dan aset budaya yang ada di Salatiga bisa tetap lestari dan terjaga dengan baik," tuturnya.

Menurut dia, rencananya museum yang akan didirikan di atas lahan seluas sekitar 3.000 meterpersegi itu, untuk menampung berbagai benda kuno peninggalan sejarah Salatiga, dokumentasi Salatiga tempo dulu, dan pusat kegiatan kesenian budaya Salatiga.

"Ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan serta aset budaya Salatiga. Disisi lain juga untuk membangun destinasi wisata baru. Namun karena rencana ini ditolak, maka kami akan mengembangkan destinasi wisata sejarah yang lain," ucapnya.

Sementara itu, pemerhati sejarah Kota Salatiga Eddy Supangkat menyatakan, Kota Salatiga butuh museum. Karena di Salatiga banyak terdapat benda dan bangunan cagar budaya peninggalan sejarah yang harus dipertahankan dan didokumentasikan dengan baik oleh Pemkot Salatiga.

"Pembangunan museum mendesak dilakukan agar benda bersejarah peninggalan jaman tempo dulu tidak musnah. Bangunannya tidak perlu mewah. Yang penting bisa untuk menyimpan berbagai benda bersejarah dan dokumentasi Salatiga tempo dulu," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
28 menit yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
44 menit yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
53 menit yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
1 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
1 jam yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved