Kadishub Tegaskan Tak Larang Angkutan Online Beroperasi di Jabar

Selasa, 17 Oktober 2017 - 00:09 WIB
Kadishub Tegaskan Tak...
Kadishub Tegaskan Tak Larang Angkutan Online Beroperasi di Jabar
A A A
BANDUNG - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat Dedi Taufik menegaskan, pihaknya tidak pernah melarang angkutan online beroperasi di wilayah Jabar. Dedi menyatakan, Pemprov Jabar tidak akan mengambil keputusan sepihak terkait operasional angkutan online dan menyerehkan sepenuhnya persoalan regulasi angkutan online kepada pemerintah pusat.

"Kami tidak akan mengeluarkan kebijakan apa pun terkait kehadiran angkutan online di Jabar. Kami tunggu arahan pusat, agar segera kaitan dengan pengaturan ini bisa terselesaikan dengan baik, agar semua aman nyaman," tegas Dedi seusai beraudiensi dengan perwakilan pengemudi (driver) online di sela-sela aksi damai driver online di Gedung Sate Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (16/10/2017).

Dedi berharap, pemerintah pusat segera mengeluarkan regulasi terkait angkutan online agar semua pihak merasa terwakili. Dalam audiensi itupun, pihaknya menampung semua masukan dan berjanji akan meneruskannya ke pemerintah pusat. "Kami akan sampaikan aspirasi, agar pusat segera mengatur taksi online," tegasnya.

Selain peraturan menyangkut operasional angkutan online, kata Dedi, pihaknya pun diminta membantu proses jaminan ketenagakerjaan para driver angkutan online. "Tuntutan berikutnya tidak bersifat parsial mengatur angkutan, tapi dilindungi juga tenaga kerjanya. Kalau terdaftar, berarti semua pihak mengakui," sebut Dedi.

Terpisah, Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar menegaskan, Pemprov Jabar tidak pernah melarang operasional angkutan online. Menurut dia, informasi yang beredar terkait larangan operasional angkutan online tidaklah benar.

"Tidak dilarang, kok tiba-tiba dilarang. Menghentikan dulu operasi, agar jangan sampai mogok massal dari kendaraan konvensional. Kalau mogok massal konvensional, lumpuh nanti," jelas Deddy.

Deddy juga berharap, kehadiran angkutan online bisa berdampingan dengan angkutan konvensional tanpa harus diwarnai intimidasi, bahkan kekerasan. Kebersamaan tersebut, kata Deddy, sebenarnya telah terjalin di Cirebon.

Deddy telah menginstruksikan Dishub Jabar untuk menerapkan pola yang diterapkan di Cirebon, agar angkutan online dan konvensional bisa berjalan beriringan. "Lihat pola kerja samanya seperti apa kemudian diterapkan, sambil menunggu peraturan dari pusat disahkan," pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Ekosistem Transportasi...
Ekosistem Transportasi Online Terjaga, ORASKI: Jangan Rusak dengan Regulasi Keliru Arah
Gojek Tutup Layanan...
Gojek Tutup Layanan GoLife dan GoFood Festival
Capek Antre Tiket Bus?...
Capek Antre Tiket Bus? Platform Ini Ubah Perjalananmu Jadi Lebih Asyik dan Hemat
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Jumlah Perjalanan Tumbuh...
Jumlah Perjalanan Tumbuh 3 Digit, Lalamove Ride Fokus ke Kawasan Perdagangan dan Transit Jakarta
ORASKI Perjuangkan Kesejahteraan...
ORASKI Perjuangkan Kesejahteraan Pengemudi Online, Tolak Intervensi Berlebihan
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
4 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
4 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
6 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
6 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
8 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
8 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved