Fogging Gratis Perindo Adalah Program Rutin Partai, Bukan Kegiatan Sesaat
Jum'at, 06 Oktober 2017 - 16:08 WIB
Fogging Gratis Perindo Adalah Program Rutin Partai, Bukan Kegiatan Sesaat
A
A
A
PALEMBANG - Fogging gratis Rescue Partai Perindo Sumsel disambut antusias warga dengan banyaknya permintaan. DPW Perindo Sumsel memastikan tetap melayani pengasapan gratis, meskipun kewalahan seiring tingginya permintaan.
Ditemuai usai fogging di kawasan rumah susun Blok 46 hingga 50, di Jalan Radial 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang menegaskan, "Fogging ini program partai. Bukan program pengurus apalagi program jelang pilkada atau pemilu. Karena itu akan terus rutin dilakukan," ujar didampingi warga, Jumat (6/10/2017).
Diharapkan, melalui fogging gratis ini dapat mencegah terjadinya kasus DBD. Fogging dilakukan pada wilayah yang ditentukan dengan melihat kondisi daerahnya yang memungkinkan berkembangnya nyamuk penyebab DBD, atau wilayah atas permintaan warga.
"Warga silakan ajukan untuk di-fogging melalui pengurus DPC yang ada di kecamatan, gratis," tegasnya.
Berdasarkan pantauan, Febuar Rahman tidak hanya mendampingi, namun juga turun langsung melakukan pengasapan dengan memanggul mesin fogging. "Kita harus turun dan terus bergerak untuk rakyat," kata balon Gubernur Sumsel ini.
Selain pengasapan, pengurus DPW Perindo dan Rescue Perindo juga melakukan sosialisasi hidup bersih dan sehat.
"Fogging merupakan salah satu cara mencegah DBD. Harus juga dilakukan upaya lain dengan menguras dan menutup tempat air, dan menguburkan benda atau sampah yang menampung air," katanya.
Ketua Bagian IT dan Litbang DPW Rescue Perindo Sumsel A Mada Taufik menambahkan, fogging kali ini dilakukan pada wilayah sekitar rumah susun yang terlihat dapat menjadi tempat berkembangnya nyamuk. "Ada sekitar lima blok yang kita fogging, karena kita lihat drainase belum begitu baik," katanya.
Ketua RT 05, Kelurahan 24 Ilir, Kemas Alimunir mengatakan, wilayah yang di-fogging yakni blok 46 hingga 49 dengan penghuni sekitar 16 kepala keluarga perblok. "Wilayah ini banyak nyamuk warga khawatir, tapi Alhamdulillah dengan adanya fogging gratis darj Perindo," ungkapnya.
Seorang warga, Dewi Hamdayani mengaku sangat senang dengan hadirnya fogging gratis Perindo. Warga berharap fogging dapat dilakukan rutin di wilayah mereka minimal dua kali sebulan.
"Tentu senanglah, kan difogging gratis. Tapi kalau bisa jangan sekali ini saja," harapnya. Dewi juga mengharapkan Partai Perindo terus berkembang, sehingga fogging gratis akan terus ada.
Ditemuai usai fogging di kawasan rumah susun Blok 46 hingga 50, di Jalan Radial 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil Palembang menegaskan, "Fogging ini program partai. Bukan program pengurus apalagi program jelang pilkada atau pemilu. Karena itu akan terus rutin dilakukan," ujar didampingi warga, Jumat (6/10/2017).
Diharapkan, melalui fogging gratis ini dapat mencegah terjadinya kasus DBD. Fogging dilakukan pada wilayah yang ditentukan dengan melihat kondisi daerahnya yang memungkinkan berkembangnya nyamuk penyebab DBD, atau wilayah atas permintaan warga.
"Warga silakan ajukan untuk di-fogging melalui pengurus DPC yang ada di kecamatan, gratis," tegasnya.
Berdasarkan pantauan, Febuar Rahman tidak hanya mendampingi, namun juga turun langsung melakukan pengasapan dengan memanggul mesin fogging. "Kita harus turun dan terus bergerak untuk rakyat," kata balon Gubernur Sumsel ini.
Selain pengasapan, pengurus DPW Perindo dan Rescue Perindo juga melakukan sosialisasi hidup bersih dan sehat.
"Fogging merupakan salah satu cara mencegah DBD. Harus juga dilakukan upaya lain dengan menguras dan menutup tempat air, dan menguburkan benda atau sampah yang menampung air," katanya.
Ketua Bagian IT dan Litbang DPW Rescue Perindo Sumsel A Mada Taufik menambahkan, fogging kali ini dilakukan pada wilayah sekitar rumah susun yang terlihat dapat menjadi tempat berkembangnya nyamuk. "Ada sekitar lima blok yang kita fogging, karena kita lihat drainase belum begitu baik," katanya.
Ketua RT 05, Kelurahan 24 Ilir, Kemas Alimunir mengatakan, wilayah yang di-fogging yakni blok 46 hingga 49 dengan penghuni sekitar 16 kepala keluarga perblok. "Wilayah ini banyak nyamuk warga khawatir, tapi Alhamdulillah dengan adanya fogging gratis darj Perindo," ungkapnya.
Seorang warga, Dewi Hamdayani mengaku sangat senang dengan hadirnya fogging gratis Perindo. Warga berharap fogging dapat dilakukan rutin di wilayah mereka minimal dua kali sebulan.
"Tentu senanglah, kan difogging gratis. Tapi kalau bisa jangan sekali ini saja," harapnya. Dewi juga mengharapkan Partai Perindo terus berkembang, sehingga fogging gratis akan terus ada.
(sms)