TP4D Kejari Jakbar Temukan Proyek Jalan di Kalideres Tak Sesuai Kontrak

Jum'at, 06 Oktober 2017 - 00:26 WIB
TP4D Kejari Jakbar Temukan...
TP4D Kejari Jakbar Temukan Proyek Jalan di Kalideres Tak Sesuai Kontrak
A A A
JAKARTA - Tim Pengawalan dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Jakarta Barat menemukan adanya ketidaksesuaian kontrak dalam pembangunan dan peningkatan di Jalan Bulak Teko, Kalideres, Jakarta Barat. Temuan ini didapat setelah tim TP4D melakukan sidak ke kawasan itu bersama Sudin Bina Marga Jakarta Barat.

Kasie Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Teguh Ananto mengatakan, pembangunan di kawasan di depan RS Mitra Kalideres diketahui tak sesuai dengan kontrak yang di ajukan karena lebar jalan yang dibuat tidak sesuai. "Selain itu di sana juga diketahui volume beton tidak sesuai dengan kontrak yang disodorkan pengembang," kata Teguh ketika dikonfirmasi KORAN SINDO pada Kamis, 5 Oktober 2017 kemarin.

Satu yang menjadi sorotan tentang proyek sepanjang 500 meter itu, ada upaya pengurangan lebar median jalan sebesar 10-20 cm, didugasengaja dikurangi oleh PT BMJ selaku pemenang tender. Padahal sesuai kontrak, pembangunan peningkatan jalan di kawasan itu semestinya memiliki lebar sekitar 6 meter.

Melihat kondisi demikian, T4PD menyarankan agar Sudin Bina Marga tak melakukan pembayaran nilai kontrak secara penuh yakni Rp12,9 miliar. Sebab, bila ngotot membayar penuh, bukan tak mungkin Sudin Bina Marga terjerat kasus korupsi.

Sementara itu, Kasudin Bina Marga Jakarta Barat Riswan Efendi mengaku tidak mempersalahkan dengan volume yang berkurang. Termasuk melakukan pembayaran sesuai tahap final pengerjaan proyek.

"Untuk pembayaran sesuai hasil opname di lapangan," tutur Riswan ketika menanggapi temuan itu. Riswan mengakui bahwa proyek itu mengalami kekurangan lebar jalan sebesar beberapa cm lantaran permintaan masyarakat yang menginginkan untuk dibuatkan saluran air sebagai kontrol agar jalanan tak terendam.

Menghindari ancaman kenakalan proyek pembangunan jalan, Riswan mengakui pihaknya melakukan pengawasan penuh terhadap setiap proyek yang ada dilingkungannya. Salah satu membuat pembangunan jalan melalui profit pembangunan sekitar 25 meter dalam proyek.

"Nah khusus di jalanan itu, kontraktor menggunakan beton fast track sehingga sudah siap digunakan dalam waktu tiga hari selama pengeringan," tuturnya.
(whb)
Berita Terkait
Amankan Masa Transisi...
Amankan Masa Transisi PSBB, Tiga Pilar Jakarta Barat Cek Kesiapan Pasar Kopro
Pemkot Jakbar Tangani...
Pemkot Jakbar Tangani Banjir di Tegal Alur, Tokoh Pemuda: Terus Keruk Sumbatan
Tak Ingin Terlena, Jakbar...
Tak Ingin Terlena, Jakbar Rutinkan Razia Pemakaian Masker di Pasar-pasar
Bikin Keramaian saat...
Bikin Keramaian saat PSBB, Satpol PP Pastikan Bubarkan Pasar Malam
Ribuan Pegawai Walkot...
Ribuan Pegawai Walkot Jakbar Ikuti Rapid Test Massal yang Digelar BIN
ASN Ditemukan Gantung...
ASN Ditemukan Gantung Diri di Gedung Parkir Kantor Pemkot Jakbar
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
2 jam yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
3 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
4 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
4 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
4 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved