Musim Penghujan Segera Tiba, Jakarta Barat Sibuk Berbenah

Kamis, 28 September 2017 - 23:35 WIB
Musim Penghujan Segera...
Musim Penghujan Segera Tiba, Jakarta Barat Sibuk Berbenah
A A A
JAKARTA - Dalam menghadapi musim penghujan yang diprediksi mulai Oktober-November, Pemkot Administrasi Jakarta Barat mulai sibuk melakukan pembenahan. Pemetaan wilayah hingga persiapan bendungan portable mulai dilakukan oleh Sudin Tata Air dan pihak kecamatan setempat, termasuk menyiapkan daerah daerah titik bencana.

Para camat juga sudah mulai meminta para lurah untuk menyiapkan sejumlah lokasi penampungan bencana. Hal ini untuk astipipasi apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.

Ka‎sudin Tata Air Jakarta Barat, Imron, menegaskan, musim penghujan yang diprediksi datang Oktober nanti telah diantisipasi. Salah satunya dengan melakukan normalisasi di beberapa titik kali, seperti Kali Grogol, Kali Pesanggrahan, dan Kali Smongol.

Di beberapa titik itu, kata Imron, pihaknya ‎menurunkan beberapa alat berat untuk melakukan pengerukan dan pembuangan lumpur. Sementara pada beberapa saluran di lingkungan, pembenahan dilakukan dengan membuat penghubung. Langkah ini dilakukan untuk membuat aliran air menjadi lancar alias bebas sumbatan.

"Saluran air itu kita bikin atasanya portable. Artinya bisa dibuka tutup apabila sewaktu-waktu terjadi bencana," tutur Imron, Kamis (28/9/2017).

Selain dari pihak Sudin Tata Air, pembenahan terhadap ‎persiapan musim hujan juga dilakukan di sejumlah kecamatan. Rapat dengan para lurah terus dilakukan untuk membahas penanganan saluran air yang tersendat.

Camat Taman Sari, Firman Ibrahim, mengatakan pihaknya telah menyiapkan saluran air untuk mempelancar arus air. Pembenahan dilakukan terhadap kawasan pemukiman yang kerap kali menimbulkan banjir.

Selain itu, pihaknya telah meminta kepada seluruh lurah untuk melakukan pemetaan wilayah. Titik rawan harus banjir dipantau demi menjaga warga agar tak terkena musibah. "Di gudang kami juga mendapatkan karung karung pasir. PPSU kami tebar untuk melakukan pembenahan saluran dan pengangkutan sampah," tutur Firman.

Sementara Camat Kebon Jeruk, Abdullah memiliki cara berbeda. Ia memilih mengedukasi warga untuk menghadapi banjir. Ia meminta agar warga tak lagi membuang sampah sembarangan. Ancaman denda bakal diberlakukan apabila sewaktu-waktu pihaknya melihat ada warga yang masih membuang sampah sembarangan. "Bagaimanapun, kalau ada yang buang sampah sembarangan pasti dikenakan denda," tandasnya.
(thm)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Polisi Tetapkan Pengirim...
Polisi Tetapkan Pengirim Teror Bom SDN Srengseng Sawah sebagai Tersangka
1 jam yang lalu
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
2 jam yang lalu
Kronologi JPO Tendean...
Kronologi JPO Tendean Ditabrak Truk Pengangkut Alat Berat hingga Nyaris Ambruk
3 jam yang lalu
JPO Tendean yang Ditabrak...
JPO Tendean yang Ditabrak Truk Belum Dievakuasi, Polisi Tunggu Pengerahan Alat Berat
4 jam yang lalu
Universitas Yarsi Dorong...
Universitas Yarsi Dorong Budidaya Perikanan melalui Inovasi POC di Desa Mandalamekar
4 jam yang lalu
Rumah di Koja Jakarta...
Rumah di Koja Jakarta Utara Kebakaran, Diawali Suara Ledakan
5 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved