Bea Cukai Mataram Musnahkan Ratusan Ponsel dan Barang Ilegal

Rabu, 27 September 2017 - 19:38 WIB
Bea Cukai Mataram Musnahkan...
Bea Cukai Mataram Musnahkan Ratusan Ponsel dan Barang Ilegal
A A A
MATARAM - Dalam rangka menjalankan fungsinya selaku Community Protector, Bea Cukai Mataram sejak tahun 2016 hingga 25 September 2017 telah melakukan penindakan terhadap 4.506 unit telepon seluler (ponsel), dan tablet ilegal. Ponsel dan tablet tersebut sebagian besar merupakan barang bawaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang datang melalui Bandara Internasional Lombok dan sebagian lagi merupakan barang kiriman pos.

Penindakan atas barang tersebut dikarenakan tidak dapat memenuhi ketentuan izin impor sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 82/M-DAG/PER/12/2012 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 41/M-DAG/PER/5/2016.

Kepala Kantor Bea Cukai Mataram Himawan Indajono mengungkapkan, dari jumlah tersebut, sebanyak 635 unit telah diselesaikan oleh pemilik barang dengan cara diekspor kembali, 152 unit telah ditetapkan sebagai Barang Dikuasai Negara, dan 1.822 unit telah ditetapkan sebagai Barang yang Menjadi Milik Negara untuk memperoleh persetujuan pemusnahannya oleh Menteri Keuangan.

“Kali ini, Bea Cukai Mataram melaksanakan pemusnahan atas 610 unit ponsel dan tablet, serta barang-barang lainnya hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai, antara lain kosmetik dan obat-obatan, minuman beralkohol, senjata tajam, sextoys, pakaian bekas, alat kesehatan, benih dan tanaman, dan rokok,” ungkap Himawan dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan ke SINDOnews, Rabu (27/9/2017).

Kegiatan pemusnahan ini dilakukan bersama dengan instansi teknis terkait, di antaranya Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, Badan POM, Karantina Pertanian, Angkasa Pura, Dinas Lingkungan Hidup, KPKNL Mataram, Kantor Pos, BP3TKI, serta Kepolisian dan TNI.

“Kegiatan yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegiatan pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Bea Cukai Mataram,” ujar Himawan.

Khusus untuk ponsel dan tablet yang menjadi perhatian khusus di wilayah provinsi NTB, Himawan menjelaskan, bahwa sejak tahun 2016 pihak Bea Cukai Mataram telah bersinergi dengan BP3TKI Mataram untuk memberikan sosialisasi kepada calon TKI tentang ketentuan pembawaan ponsel dan tablet dari luar negeri.

Selain itu, media sosialisasi dalam bentuk banner juga telah disediakan pada Terminal Keberangkatan dan Kedatangan Internasional Bandara Internasional Lombok untuk memberikan informasi kepada para TKI agar tidak membawa ponsel dan tablet yang melebihi ketentuan dari luar negeri.
(sms)
Berita Terkait
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Bea Cukai Kuala Langsa...
Bea Cukai Kuala Langsa Musnahkan Komoditi Bawang Merah Ilegal
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Hapus Stigma Sarang...
Hapus Stigma Sarang Pungli, Begini Pengakuan Dirjen Bea Cukai
Jaga Perbatasan dari...
Jaga Perbatasan dari Penyelundupan, Bea Cukai Aceh Gelar Patroli Laut
Berita Terkini
3 Kapolda Bengkulu sebelum...
3 Kapolda Bengkulu sebelum Brigjen Yudhi Sulistianto Wahid, Ada Teman Seangkatan Kapolri
1 jam yang lalu
Natalius Pigai Larang...
Natalius Pigai Larang Tembak Begal di Tempat, Polda Metro Jaya Buka Suara
8 jam yang lalu
Belasan UMKM di Tangerang...
Belasan UMKM di Tangerang Dapat Bantuan Modal Usaha
9 jam yang lalu
Caketum HIPMI Reynaldo:...
Caketum HIPMI Reynaldo: Pariwisata Penggerak Ekonomi Nasional
9 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Siap...
Polda Metro Jaya Siap Tindak Tegas Pocong Begal yang Resahkan Warga
10 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,3...
Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Bengkulu Selatan
11 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved