Kejati Jatim Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana LPBD Rp1,3 Miliar

Selasa, 12 September 2017 - 21:47 WIB
Kejati Jatim Tahan Dua...
Kejati Jatim Tahan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana LPBD Rp1,3 Miliar
A A A
SURABAYA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) kembali menahan dua tersangka dugaan korupsi dana Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi dan UMKM senilai Rp1,3 miliar, Selasa (12/9/2107) pukul 20.30 WIB. Kedua tersangka yang ditahan, yaitu Direktur Bisnis LPDB Kementerian KUMKM, Warso Widanarto; dan Kepala Divisi Bisnis I LPDB-Kementerian KUMKM, Syahruddin.

Sebelum ditahan, kedua tersangka menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Kejati Jatim Jalan Ahmad Yani sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian sekitar pukul 18.00WIB, oleh penyidik Kejati Jatim, status keduanya dinaikkan menjadi tersangka dan langsung dimintai tanda tangan untuk kesediaan penahanan.

Saat ini, kedua tersangka kasus LPDB di Kabupaten Ponorogo itu mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Medaeng, Kabupaten Sidoarjo. "Jadi sampai sekarang sudah ada sembilan tersangka. Baik yang sudah ditahan dan sudah menjalani pemeriksaan," kata Kasi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Richard Marpaung seusai penahanan kedua tersangka.

Dia menambahkan, Warso Widanarto dan Syahruddin ditetapkan sebagai tersangka karena diduga kuat terlibat dalam tindak pidana korupsi. Sebab, kedua bertugas menyeleksi setiap proposal yang masuk dari koperasi. Akibat kurang cermat dan teliti dalam menyetujui pengajuan dana dari koperasi, mengakibatkan kerugian negara.

Kedua tersangka dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU No 31/1999 yang telah diubah dengan UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Ancaman pidana penjaranya maksimal 20 tahun. "Kemungkinan tersangka baru masih ada. Kami masih dalami keterlibatan pihak lain, khususnya yang bernaung di LPDB," terangnya.

Dia menambahkan, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tunggal Kencana di Ponorogo sudah diindikasikan tidak sehat. Namun tetap mengajukan pinjaman dana ke Kementrian KUMKM yang memiliki dana dari LPDP. Koperasi tersebut mengajukan pinjaman dengan mencatut ratusan nama nasabah fiktif yang akan meminjam uang.

Faktanya setelah uang tersebut cair malah dipakai bayar utang. Selanjutnya, koperasi tersebut pada jatuh tempo tidak mampu membayar kembali uang yang dipinjam dari Kementerian KUMKM. Kasus ini terjadi sekitar tahun 2012-2013. "Tersangka ditahan karena kami khawatir mereka melarikan diri dan menghilangkan barang bukti," tandasnya.

Sementara itu, penasihat hukum Warso Widanarto dan Syahruddin, Hendrawan Halim mengaku tidak dapat mengomentari penahanan kedua tersangka. Sebab, dia mendampingi Warso dan Syahruddin dalam kapasitasnya sebagai saksi.

"Nah, sekarang kan mereka jadi tersangka, maka saya tidak bisa menanggapi atas penahanan ini. Kalau soal siapa kuasa hukum yang akan mendampingi, saya belum tahu. Mereka (Warso dan Syahruddin) belum menunjuk kuasa hukum yang baru," katanya.
(wib)
Berita Terkait
Oknum Pejabat Arogan,...
Oknum Pejabat Arogan, Jaga Emosi di Ruang Publik
Empat Pemimpin Negara...
Empat Pemimpin Negara yang Paling Korupsi di Dunia
Sindir Pejabat Korup...
Sindir Pejabat Korup Banyak Gimik, Mahfud MD: Baru Keluar Penjara Sudah Pidato Perangi Koruptor
Parlemen Vietnam Tetapkan...
Parlemen Vietnam Tetapkan Vo Van Thuong sebagai Presiden Baru
Firli Bahuri Heran Ketangkap...
Firli Bahuri Heran Ketangkap KPK Bilangnya Apes
KPK Sayangkan Masih...
KPK Sayangkan Masih Ada Pejabat yang Korupsi
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
6 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
8 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
8 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
8 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
9 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
10 jam yang lalu
Infografis
NASA Kucurkan Dana Rp896...
NASA Kucurkan Dana Rp896 Miliar Untuk Bangun Konstruksi di Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved