Perang Lawan DBD, Rescue Perindo Jatim Asapi 300 Rumah di Bojonegoro
Sabtu, 09 September 2017 - 20:21 WIB
Perang Lawan DBD, Rescue Perindo Jatim Asapi 300 Rumah di Bojonegoro
A
A
A
BOJONEGORO - Guna memerangi wabah demam berdarah dengue (DBD), Rescue Perindo Jawa Timur melakukan pengasapan di perkampungan padat penduduk di Bojonegoro, Jawa Timur.
Pengasapan atau fogging tersebut dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Rescue Partai Perindo Jawa Timur pada ratusan rumah warga di RT 20-22/ RW 005, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Ketua Tim Rescue DPW Perindo Jatim Suci Rakhmawati mengatakan, bakti sosial ini merespons permintaan warga untuk memberantas nyamuk aedes aegypti. Warga khawatir, cuaca yang tak menentu ini membuat wabah demam berdarah merebak.
"Hari ini kita melakukan fogging di Kelurahan Kelurahan Sukorejo, Bojonegoro. Ada sebanyak 300 rumah yang kita lakukan pengasapan kali ini," katanya, Sabtu (9/9/2017).
Menurut Suci, fogging ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Partai Perindo terhadap warga. Menurutnya, hampir seluruh kota di Jatim telah dilakukan pengasapan.
Suci menuturkan, tak hanya di Kelurahan Sukorejo, pihaknya juga akan melakukan pengasapan di ratusan rumah warga di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.
Tak hanya fogging, Rescue DPW Perindo Jatim memberikan pendidikan kesehatan dan lingkungan bagi warga Bojonegoro. Personel Rescue DPW Perindo Jatim melakukan dialog dan memberikan pemahaman kepada warga.
Edukasi dilakukan dengan dari rumah ke rumah. Hal ini ternyata cukup efektif ketimbang memberikan pengarahan dengan cara ceramah yang dipusatkan dalam satu titik.
"Memberikan pendidikan dan pemahaman masyarakat akan kondisi lingkungan dan bahaya penyakit ini sebenarnya lebih efektif dalam rangka mengantisipasi penyakit DBD," ujarnya.
Aksi sosial yang dilakukan tim Rescue DPW Perindo Jatim tersebut mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan masyarakat. Ratusan warga di RT 20-22/RW 005, Kelurahan Sukorejo, ini pun mengaku begitu gembira karena kepedulian Rescue Perindo Jatim. Mereka kini tak lagi merasa waswas dengan acaman penyakit mematikan itu.
"Kami sangat bersyukur, Rescue Perindo datang ke sini dan melakukan fogging. Karena memang kami yang meminta agar daerah kami dilakukan pengasapan," ujar salah seorang warga, Totok (33) di tengah kegiatan fogging Rescue Perindo Jatim.
Selama ini, wabah DBD sudah kerap merenggut korban warga di Kelurahan Sukorejo. Tua, muda, bahkan balita juga menjadi sasaran serangan penyakit yang disebabkan oleh virus dari gigitan nyamuk aedes aegypti ini.
"Sudah banyak yang menjadi korban. Bahkan hampir setiap tahun warga terkena serangan DBD. Maka itu, kami sangat berterima kasih kepada Rescue Perindo Jatim karena sudah bersedia melakukan aksi sosial di sini," katanya.
Pada hari yang sama, Rescue Perindo juga melakukan pengasapan secara serentak di tiga daerah. Selain Bojonegoro, Jatim, juga dilakukan di Palembang, Sumsel dan Kota Magelang, Jawa Tengah. "Hari ini kegiatan fogging dilaksanakan di tiga daerah yang berbeda secara serentak, sebagai wujud kepedulian Partai Perindo," ujar Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo secara terpisah. (Baca juga: Cegah DBD, Perindo Fogging Ratusan Rumah di Kota Magelang ).
Selain pengasapan, lanjut HT, Rescue Perindo juga membersihkan lingkungan bersama warga dan memberikan penyuluhan untuk menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Ini penting dilakukan sebagai langkah konkret tidak memberi ruang bagi nyamuk aedes aegypti untuk berkembang biak.
Pengasapan atau fogging tersebut dilakukan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Rescue Partai Perindo Jawa Timur pada ratusan rumah warga di RT 20-22/ RW 005, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Ketua Tim Rescue DPW Perindo Jatim Suci Rakhmawati mengatakan, bakti sosial ini merespons permintaan warga untuk memberantas nyamuk aedes aegypti. Warga khawatir, cuaca yang tak menentu ini membuat wabah demam berdarah merebak.
"Hari ini kita melakukan fogging di Kelurahan Kelurahan Sukorejo, Bojonegoro. Ada sebanyak 300 rumah yang kita lakukan pengasapan kali ini," katanya, Sabtu (9/9/2017).
Menurut Suci, fogging ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Partai Perindo terhadap warga. Menurutnya, hampir seluruh kota di Jatim telah dilakukan pengasapan.
Suci menuturkan, tak hanya di Kelurahan Sukorejo, pihaknya juga akan melakukan pengasapan di ratusan rumah warga di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.
Tak hanya fogging, Rescue DPW Perindo Jatim memberikan pendidikan kesehatan dan lingkungan bagi warga Bojonegoro. Personel Rescue DPW Perindo Jatim melakukan dialog dan memberikan pemahaman kepada warga.
Edukasi dilakukan dengan dari rumah ke rumah. Hal ini ternyata cukup efektif ketimbang memberikan pengarahan dengan cara ceramah yang dipusatkan dalam satu titik.
"Memberikan pendidikan dan pemahaman masyarakat akan kondisi lingkungan dan bahaya penyakit ini sebenarnya lebih efektif dalam rangka mengantisipasi penyakit DBD," ujarnya.
Aksi sosial yang dilakukan tim Rescue DPW Perindo Jatim tersebut mendapat tanggapan positif dari berbagai kalangan masyarakat. Ratusan warga di RT 20-22/RW 005, Kelurahan Sukorejo, ini pun mengaku begitu gembira karena kepedulian Rescue Perindo Jatim. Mereka kini tak lagi merasa waswas dengan acaman penyakit mematikan itu.
"Kami sangat bersyukur, Rescue Perindo datang ke sini dan melakukan fogging. Karena memang kami yang meminta agar daerah kami dilakukan pengasapan," ujar salah seorang warga, Totok (33) di tengah kegiatan fogging Rescue Perindo Jatim.
Selama ini, wabah DBD sudah kerap merenggut korban warga di Kelurahan Sukorejo. Tua, muda, bahkan balita juga menjadi sasaran serangan penyakit yang disebabkan oleh virus dari gigitan nyamuk aedes aegypti ini.
"Sudah banyak yang menjadi korban. Bahkan hampir setiap tahun warga terkena serangan DBD. Maka itu, kami sangat berterima kasih kepada Rescue Perindo Jatim karena sudah bersedia melakukan aksi sosial di sini," katanya.
Pada hari yang sama, Rescue Perindo juga melakukan pengasapan secara serentak di tiga daerah. Selain Bojonegoro, Jatim, juga dilakukan di Palembang, Sumsel dan Kota Magelang, Jawa Tengah. "Hari ini kegiatan fogging dilaksanakan di tiga daerah yang berbeda secara serentak, sebagai wujud kepedulian Partai Perindo," ujar Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo secara terpisah. (Baca juga: Cegah DBD, Perindo Fogging Ratusan Rumah di Kota Magelang ).
Selain pengasapan, lanjut HT, Rescue Perindo juga membersihkan lingkungan bersama warga dan memberikan penyuluhan untuk menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. Ini penting dilakukan sebagai langkah konkret tidak memberi ruang bagi nyamuk aedes aegypti untuk berkembang biak.
(zik)