Gubernur DKI: Perilaku Pemotor Diuji setelah MRT Selesai

Sabtu, 09 September 2017 - 06:02 WIB
Gubernur DKI: Perilaku...
Gubernur DKI: Perilaku Pemotor Diuji setelah MRT Selesai
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah membatalkan kebijakan pelarangan sepeda motor melintasi Bundaran HI-Bundaran Senayan. Alasannya, masih terdapat sarana dan prasarana yang belum tersedia untuk melarang kendaraan roda dua itu melintasi pusat kota.

Tetapi, bukan berarti larangan sepeda motor tersebut telah tutup buku. Pemprov DKI bisa jadi suatu saat menerapkannya jika memang proyek transportasi massal yang dibangun tidak mengatasi kemacetan.

Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan, apabila ingin melihat perilaku pengendara sepeda motor sebagai kajian, sebaiknya dilakukan pada akhir 2017, dimana infrastruktur moda transportasi massal sudah terbangun di Jakarta, salah satunya Mass Rapid Transit (MRT). “Untuk berapa kawasan Sudirman-Thamrin, tahun 2017 MRT sudah selesai,” ujar Djarot di Balai Kota Jumat (8/9/2017).

Djarot menegaskan, setelah memanggil Kadis Perhubungan dan menerima hasil kajian tentang perluasan pelarangan sepeda motor , ia menyimpulkan kebijakan tersebut tidak boleh diterapkan. Djarot juga sudah meminta spanduk terkait sosialisasi larangan sepeda motor segera dicopot. "Apalagi masa berlakunya dari jam 6 sampai 10 malam. Saya bilang hentikan, stop. Spanduk itu harus copot," tegasnya.

Mantan Wali Kota Blitar itu juga meminta agar pembatas jalur cepat dan jalur lambat segera dibongkar dari kawasan Sudirman-Thamrin. Meski perluasan larangan sepeda motor dibatalkan, Djarot tetap berharap masyarakat DKI bisa beralih ke transportasi umum.

"Tatap kita dorong agar masyarakat lebih banyak menggunkan kendaran umum. Supaya mereka menggunakan kendaran umun, maka Perda Nomor 5/2014 tentang Transportasi disosialisasikan," tutupnya.

Diketahui, Pemprov DKI tengah menggalakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5/2014 tentang Transportasi, khususnya Pasal 140 berisi tentang kepemilikan garasi bagi warga yang memiliki kendaraan roda empat. (Baca: Sosialisasi Perda Kepemilikan Garasi Mobil Sempat Mandek)
(thm)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
6 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved