170 Hektare Lahan Pertanian di Landak Rusak Akibat Banjir

Jum'at, 08 September 2017 - 22:33 WIB
170 Hektare Lahan Pertanian...
170 Hektare Lahan Pertanian di Landak Rusak Akibat Banjir
A A A
LANDAK - Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengatakan, sebanyak 170 hektare lahan pertanian di Kecamatan Menyuke dan Meranti, Kabupaten Landak, Kalbar rusak berat akibat terendam banjir yang terjadi pada satu pekan terakhir. Berdasarkan hasil pantauan langsung yang dilakukannya, banjir tersebut menyebabkan sektor pertanian mengalami kerugian. Hal ini tentu memberikan imbas bagi perekonomian petani.

"Akibat banjir yang melanda dua kecamatan itu, sektor pertanian khususnya tanaman padi mengalami kerugian mencapai Rp446 juta dengan total area sawah yang rusak berat sekitar 30,24 hektare dan yang terdampak banjir sekitar 170 hektare," kata Karolin di Ngabang, Jumat (8/9/2017).

Pemkab Landak, kata Karol panggilan akrabnya, akan segera mengambil langkah untuk meringankan beban petani dengan melakukan beberapa kebijakan.

"Untuk program jangka pendek, kita akan bekerjasama dengan beberapa pihak terkait seperti Bulog dan Badan Ketahanan Pangan Landak untuk memberikan bantuan beras dan sembako bagi masyarakat yang terendam banjir. Karena mereka sudah gagal panen, tentu bantuan beras ini sangat diperlukan masyarakat," tuturnya.

Pihaknya juga akan meminta bantuan dari BPBD Kalbar melalui BPBD Landak untuk penanganan korban banjir.

Untuk mengembalikan produktivitas pertanian masyarakat, pihaknya juga akan melakukan program penanaman kembali baik secara swadaya maupun dengan bantuan pemerintah daerah.

"Ini akan kita dorong, agar potensi pertanian yang ada di Landak tidak terpengaruh oleh musibah banjir ini, walaupun nantinya akan terjadi pergeseran masa panen," katanya.

Karolin juga mengatakan, pihaknya akan segera melakukan program normalisasi saluran pembuangan air pada lahan pertanian masyarakat, baik dengan pembuatan parit, maupun dengan penyediaan mesin pompa air, agar sawah warga yang tergenang banjir bisa segera ditanam kembali.

"Harapan kita, dengan langkah cepat yang dilakukan ini bisa meringankan beban warga yang menjadi korban banjir ini. Kalau tidak kita ambil langkah-langkah seperti ini, dikhawatirkan masyarakat akan kehilangan mata pencariannya, bahkan trauma untuk menanam padi kembali," ungkap Karolin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Landak, Vinsensius mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan BPBD Landak dan beberapa instansi terkait lainnya untuk melaksanakan arahan dari Bupati Landak tersebut.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera melaksanakan apa yang telah disampaikan oleh Ibu Bupati,” ujar Vinsen.

Vinsen menjelaskan, untuk stok cadangan pangan Pemerintah Kabupaten Landak hingga saat ini sebesar 18.752 kilogram dapat diperuntukan untuk bantuan kepada masyarakat yang mengalami bencana.

“Kita ada beras cadangan pangan pemerintah daerah yang salah satu peruntukannya adalah bantuan kepada masyarakat yang mengalami bencana. Stok kita 18.752 kilogram dan itu ada perhitungannya untuk beberapa hari. Itu juga bisa disupport dari cadangan pangan Pemerintah Provinsi, jika itu diperlukan,” ungkap Vinsen.
(sms)
Berita Terkait
Mendagri: 38 Daerah...
Mendagri: 38 Daerah Bangkit dari Bencana Sumatera, 11 Wilayah Masih Butuh Perhatian
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
Jokowi Minta Kementerian...
Jokowi Minta Kementerian PUPR dan Pemda Siapkan Lahan untuk Relokasi Korban Banjir
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Berita Terkini
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
1 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
2 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
12 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
14 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
14 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
15 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved