Polisi Bakal Fasilitasi Pendemo Bertemu Duta Myanmar
Rabu, 06 September 2017 - 12:26 WIB
Polisi Bakal Fasilitasi Pendemo Bertemu Duta Myanmar
A
A
A
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, akan memfasilitasi pendemo untuk bertemu dengan pihak Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar. Hal itu dilakukan agar aspirasi pendemo untuk solidaritas Rohingya sampai ke pihak Kedubes Myanmar.
"Kami fasilitasi nanti, mediasi sampai ketemu duta, agar pesan ini bisa sampai langsung, apa maunya dari massa," ujar Argo saat dikonfirmasi, Rabu (6/9/2017).
Menurutnya, untuk mengamankan aksi tersebut, pihaknya mengerahkan ribuan personel. Bahkan polisi juga telah melakukan rekayasa lalu-lintas di sekitaran lokasi. Dia berharap, aksi demo itu berlangsung aman dan kondusif.
"Pengamanan dilakukan di sejumlah titik, baik di tempat objek vital lainnya, jalan, dan sebagainya kita amankan, jangan sampai kegiatan ini tak berjalan sesuai yang tidak diinginkan," tuturnya. (Baca: Akses Menuju Kedubes Myanmar Dipasangi Kawat Berduri )
Argo melanjutkan, pihaknya telah menjembatani antara pengunjuk rasa dengan pihak kedutaan. Di mana nantinya perwakilan massa akan bertemu petinggi kedutaan Myanmar. "Kita fasilitas mediasi sampai ketemu duta," tegasnya.
"Kami fasilitasi nanti, mediasi sampai ketemu duta, agar pesan ini bisa sampai langsung, apa maunya dari massa," ujar Argo saat dikonfirmasi, Rabu (6/9/2017).
Menurutnya, untuk mengamankan aksi tersebut, pihaknya mengerahkan ribuan personel. Bahkan polisi juga telah melakukan rekayasa lalu-lintas di sekitaran lokasi. Dia berharap, aksi demo itu berlangsung aman dan kondusif.
"Pengamanan dilakukan di sejumlah titik, baik di tempat objek vital lainnya, jalan, dan sebagainya kita amankan, jangan sampai kegiatan ini tak berjalan sesuai yang tidak diinginkan," tuturnya. (Baca: Akses Menuju Kedubes Myanmar Dipasangi Kawat Berduri )
Argo melanjutkan, pihaknya telah menjembatani antara pengunjuk rasa dengan pihak kedutaan. Di mana nantinya perwakilan massa akan bertemu petinggi kedutaan Myanmar. "Kita fasilitas mediasi sampai ketemu duta," tegasnya.
(mhd)