Ini Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumsel

Selasa, 29 Agustus 2017 - 14:57 WIB
Ini Motif Pembunuhan...
Ini Motif Pembunuhan Sopir Taksi Online di Sumsel
A A A
PALEMBANG - Setelah sempat simpang siur, motif pembunuhan sopir taksi online, Edward Limba (35), di Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terungkap. Hal ini setelah pihak penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel melakukan pemeriksaan dan interogasi terhadap salah satu pelaku, Ari Tri Sutrisno (32).

Warga Jalan Papera, Lorong Kulit, Kelurahan 20 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, itu mengaku ikut menghabisi nyawa korban bersama tiga orang rekannya untuk menguasai mobil milik korban.

"Yang menjerat leher korban yaitu Erwan (DPO). Sedangkan yang menusuk Aldo sama Ucok. Saya cuma menarik tangan dia (korban, red)," ujar Ari, saat gelar perkara di Mapolda Sumsel, Selasa (29/8/2017).

Dia mengaku korban langsung dihabisi atau dieksekusi di dalam mobil oleh komplotan ini dengan melakukan penjeratan leher dan penusukan terhadap korban. "Usai dihabisi, korban langsung kami bawa ke daerah Sumbawa (Kabupaten Banyuasin)," ujar dia.

Sementara, mobil korban langsung dibawa ke Palembang dengan maksud untuk membersihkan darah yang ada di dalam mobil. Namun, saat itu mobil kehabisan bensin, jadi ditinggalkan di kawasan Talang Betutu.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, ketiga pelaku ditangkap setelah dilacak melalui aplikasi online yang dipesan oleh para pelaku dengan nama samaran.

Setelah didalami ternyata motifnya murni perampokan dan tidak ada kaitannya dengan aksi unjuk rasa yang dilakukan sopir angkot konvensional sebelumnya. "Kasus ini terjadi di dua tempat kejadian perkara (TKP). Jadi Polda Sumsel langsung mengambil alih kasus ini."

Dia mengatakan, dari jenazah korban ditemukan kawat seling dari baja dan tujuh luka tusukan. Dilihat dari lukanya, korban sempat melakukan perlawanan. "Pembunuhan ini sangat kejam dan pelaku akan dikenakan Pasal 340 KUH Pidana dengan ancaman hukuman seumur hidup atau mati," kata dia.
(zik)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
45 menit yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
4 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
4 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
5 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
7 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved