Buruh Gelar Aksi Solidaritas di Pintu Masuk PT Kinugawa

Kamis, 10 Agustus 2017 - 13:45 WIB
Buruh Gelar Aksi Solidaritas...
Buruh Gelar Aksi Solidaritas di Pintu Masuk PT Kinugawa
A A A
PURWAKARTA - Sekitar 50 buruh yang tergabung dalam Serikat Federasi Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar aksi solidaritas di pintu masuk PT Kinugawa, Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (9/8/2017).

Dalam beberapa hari terakhir ini mereka bertahan di depan pabrik onderdil mobil milik perusahaan Jepang itu. Mereka tidak akan beranjak dari lokasi pabrik sebelum perusahaan mempekerjakan kembali 19 karyawan yang di rumahkan.

Upaya para buruh tersebut tidak hanya sebatas solidaritas, tapi sudah berkali-kali menggelar aksi protes. Karena pihak perusahaan sama sekali belum sepenuhnya merealisasikan hasil kesepakatan.

Sejak pagi tadi, para buruh tampak hanya duduk-duduk di jalan depan pabrik. Semakin siang para buruh FSPMI yang bekerja di pabrik lain terus berdatangan. Sepulang bekerja mereka menyempatkan diri bergabung dengan buruh lain.

Tampak pula beberapa anggota kepolisian dari Polres Purwakarta berjaga-jaga di dalam areal pabrik. Satu unit water canon disiagakan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketua FSPMI Purwakarta Ade Supiani menegaskan, aksi ini digelar itu setelah kesepakatan bipartit antara PT Kinugawa dengan PUK perusahaan. Dalam kesepakatan itu pihak perusahaan telah sepakat untuk mengangkat buruh kontrak menjadi karyawan tetap pada 2 Agustus 2017 lalu, dan telah keluar surat keputusan untuk mengangkat sebanyak 16 buruh.

"Beberapa hari kemudian, perusahaan malah merumahkan semua buruh yang telah diangkat itu, ditambah tiga buruh lainnya. Sehingga semua buruh yang dirumahkan menjadi 19 orang dan tidak mendapatkan upah sama sekali," ungkap Ade kepada SINDOnews.

Menurut dia, alasan PT Kinugawa, untuk merumahkan karyawannya itu karena 19 buruh yang telah diangkat itu seharusnya di Putus Hubungan Kerja (PHK), bukan malah diangkat sebagai karyawan tetap.

Sehingga dengan alasan seperti itu perusahaan dinilai telah melanggar undang undang ketenagakerjaan. Dan persoalan itu telah dilaporkan ke Disnaker serta DPRD Purwakarta. Namun pelaporan itu belum juga mendapat respons, yang pada akhirnya digelar aksi solidaritas. "Aksi ini akan terus digelar. Aabila sampai15 Agustus perusahaan masih tidak juga menanggapi, maka aksi besar besar-besaran akan dilakukan pada 16 Agustusnya," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Massa Buruh Bersama...
Massa Buruh Bersama Rakyat Heningkan Cipta hingga Bakar Tikus Berdasi
6 Tuntutan Buruh Menggema,...
6 Tuntutan Buruh Menggema, Aktivitas Gedung DPR Lengang
Buruh Demo di Depan...
Buruh Demo di Depan DPR Sambil Koreografi Barisan Perjuangan
Ribuan Buruh Bakal Geruduk...
Ribuan Buruh Bakal Geruduk Istana Besok, Ini 3 Tuntutan Utama
Ribuan Buruh Dijadwalkan...
Ribuan Buruh Dijadwalkan Gelar Aksi di Patung Kuda Monas Hari Ini
Ribuan Buruh Lakukan...
Ribuan Buruh Lakukan Demo Menolak Tapera di Istana
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
2 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
2 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
4 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
4 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
6 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved