La Nyalla: Pesantren di Jatim Harus Jadi Sentra Produk Halal

Sabtu, 05 Agustus 2017 - 17:03 WIB
La Nyalla: Pesantren...
La Nyalla: Pesantren di Jatim Harus Jadi Sentra Produk Halal
A A A
MAGETAN - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur (Jatim) La Nyalla Mahmud Mattalitti menilai, pesantren yang banyak tersebar di Jatim sudah seharusnya menjadi basis atau sentra produk halal. Dengan begitu, pesantren bisa menjadi fondasi penguatan ekonomi umat.

Bakal calon gubernur (cagub) Jatim ini mengatakan, Jatim merupakan gudangnya pesantren karena di provinsi ini ada 4.000 pesantren. Sayangnya, nyaris tidak terdengar ada produk halal yang diproduksi dari Jatim. Padahal jika ini diproduksi, potensinya sangat besar.

“Pasar produk halal di Indonesia sangat tinggi karena populasi muslimnya sangat banyak. Belum lagi bicara pasar dunia, ada 1,5 miliar jiwa Muslim atau 23% dari populasi dunia,” kata La Nyalla saat bersilaturahmi ke Ponpes Hidayatul Mubtadiin, asuhan KH Luqman Hidayat di Plaosan, Magetan, Sabtu (5/8/2017).

Menurut La Nyalla, usaha ekonomi pesantren di Jatim belum dioptimalkan karena pesantren hanya dipandang dari aspek pendidikan dan politik. Umat Muslim harus mandiri dan sejahtera. Itu harus diawali dengan membangun usaha. Namun, ini dilakukan tanpa harus meninggalkan khittahnya atau dasarnya sebagai tempat pendidikan. “Terkadang pesantren hanya dianggap sebagai sisi politik, artinya diperhatikan saat ada pilkada. Tapi tidak pernah diberdayakan ketika sudah menjabat,” ujarnya.

Dalam pencalonannya sebagai orang nomor satu di Jatim, La Nyalla mengusung sejumlah program prioritas di antaranya membangun ketahanan ekonomi pesantren. Bagaimana ekonomi berbasis pesantren dibangun? “Sebagai pengusaha, saya terbiasa berpikir out of the box. Sudah saatnya koperasi-koperasi pesantren tidak lagi berorientasi ke dalam. Tidak nyaman dengan hanya punya pasar santri pondok dan lingkungan sekitar. Pesantren harus menjadikan umat Islam di seluruh dunia menjadi sasaran market,” ujarnya.

Menurut La Nyalla, hal itu bisa digarap melalui sentuhan kolaborasi antarpesantren dalam mengembangkan 'Halal Produk Made In Pesantren'. “Bisnis harus efisien. Kita bangun jaringan. Misalnya, kita akan mulai mimpi besar merajai pasar halal food. Sinergikan pesantren di basis pertanian seperti Magetan dan sekitarnya, mereka bisnis hulunya. Lalu gabungkan dengan pesantren yang dekat lokasi pasar terbesar, seperti Pasuruan, Sidoarjo, Gresik, Lamongan. Mereka bikin bisnis hilirnya. Kalau perlu kita buka di mal-mal di seluruh Indonesia dengan brand halal ala pesantren Jatim,” paparnya.

Sementara itu, pengasuh Ponpes Hidayatul Mubtadiin KH Luqman Hidayat mengatakan, pesantrennya kini mempunyai sejumlah usaha, seperti ternak sapi, produksi tahu, pertanian, dan gerai ritel. Namun, selama ini belum ada terobosan berarti karena minimnya pemberdayaan. “Kami mengharapkan pemimpin yang bisa membimbing pesantren mampu mencetak wirausahawan. Pak La Nyalla memenuhi kriteria tersebut karena beliau pengusaha,” ujarnya.
(mcm)
Berita Terkait
PPP Resmi Usung Duet...
PPP Resmi Usung Duet Khofifah-Emil di Pilgub Jatim 2024
Gibran Resmi Dukung...
Gibran Resmi Dukung Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jatim
KPU Jatim Kerahkan Volunteer...
KPU Jatim Kerahkan Volunteer Cantik Tekan Angka Golput Pilgub Jatim 2024
Pilgub Jatim, Gerindra...
Pilgub Jatim, Gerindra Fokus Pemenangan Khofifah
Golkar Terbitkan 10...
Golkar Terbitkan 10 SK Cagub-Cawagub Pilkada 2024, Ini Nama-namanya
PSI Resmi Usung Khofifah...
PSI Resmi Usung Khofifah - Emil pada Pilgub Jatim
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
2 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
3 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
5 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
5 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
5 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
5 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved