Ratusan Pekerja JICT Bubuhkan Surat Tak Ikut Mogok Kerja

Jum'at, 04 Agustus 2017 - 00:04 WIB
Ratusan Pekerja JICT...
Ratusan Pekerja JICT Bubuhkan Surat Tak Ikut Mogok Kerja
A A A
JAKARTA - Ratusan pekerja PT Jakarta International Container Terminal (JICT), bubuhkan surat pernyataan kepada direksi JICT untuk tidak ikut mogok kerja, Kamis 3 Agustus 2017. Jumlah pekerja yang ikut menandatangani surat pernyataan di atas materai tersebut terus membesar.

"Sampai sore ini (kemarin) yang telah meneken pernyataan untuk tidak ikut aksi mogok sudah lebih dari 200 orang. Saya yakin akan semakin banyak rekan-rekan pekerja yang lebih memilih mengikuti aturan perusahaan," kata Supervisor RTGC Maintenance, Mufti Ali, salah seorang pekerja JICT yang ikut menandatangani surat pernyataan ke direksi JICT.

Pancarno Sumatomo, Foreman Gate Service yang sudah bekerja lebih dari 10 tahun di JICT mengaku, bahwa mayoritas pekerja dihadapkan pada situasi sulit pada saat ini.

"Menolak mogok akan mendapat tekanan dari SP JICT, namun jika ikut mogok juga mengingkari hati nurani. Jujur, kami hanya ingin bekerja baik dan tidak menginginkan ini terjadi," ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, ‎mayoritas pekerja JICT sadar bahwa penghasilan yang diterima sudah luar biasa. "Kami bersyukur dengan yang telah diberikan perusahaan yang jauh di atas rekan-rekan yang bekerja di Tanjung Priok," imbuhnya.

Pekerja lain Yasser Arafat menyatakan, penghasilan yang diterima JICT sudah bisa memberikan kehidupan yang lebih dari cukup. Bahkan dia mampu menyekolahkan anak-anaknya di sekolah favorit.

"Bisa mendapatkan penghasilan seperti di JICT sungguh tak terbayangkan. Tidak ada lagi perusahaan yang mau membayar sebesar ini dengan beban kerja yang sama. Ini yang membuat pekerja tidak ingin ribut dengan manajemen," kata Yasser Arafat, pekerja di Pjs Supervisor Security JICT.

Wakil Direktur PT JICT Riza Erivan menjelaskan, direksi JICT memang memberikan surat edaran kepada seluruh pekerja JICT pada 1 Agustus lalu. Isinya tiga hal, pertama, manajamen memberikan surat pernyataan kepada pekerja yang isinya berkaitan dengan akan ikut mogok atau bekerja.

Kedua, bagi pekerja yang ingin menandatangani surat pernyataan bisa menyerahkan formulirnya ke manajemen mulai 1 Agustus sampai 2 Agustus 2017 pukul 06.00 WIB.

Ketiga, manajemen akan memberikan perlindungan hukum terhadap pekerja JICT yang menandatangani surat pernyataan tidak ikut mogok dan tetap bekerja.

"Direksi mengapresiasi sikap pekerja yang supportif dan mendukung operasionalisasi perusahaan berjalan optimal. Para pekerja ini sudah paham hak dan kewajibannya," tegas Riza.

Direksi JICT berharap para pekerja kembali menjalankan aktivitas dan meningkatkan produktivitas perusahaan. Karena aksi mogok kerja yang dilakukan SP JICT ini tidak hanya merugikan ekonomi negara dan pemegang saham, yang notabene adalah BUMN.

"Jika perusahaan rugi dampaknya juga tidak baik bagi pekerja. Penghasilan mereka dapat berkurang. Marilah aksi mogok ini dihentikan dan kita sama-sama bekerja keras lagi," ujarnya.‎
(mhd)
Berita Terkait
Ratusan Buruh Bongkar...
Ratusan Buruh Bongkar Gelar Demo di Gudang Bulog Kelapa Gading
10 Demonstrasi Terbesar...
10 Demonstrasi Terbesar dalam Sejarah, Salah Satunya Pawai Perempuan
Massa Buruh Ogah Pulang,...
Massa Buruh Ogah Pulang, KASBI: Kami Bertahan, Menunggu Respons Pemerintah!
Buruh Ancam Gelar Aksi...
Buruh Ancam Gelar Aksi Nasional jika Program Tapera Tak Dibatalkan
May Day 2024, Massa...
May Day 2024, Massa Mulai Bergerak di Jalan MH Thamrin Menuju Patung Kuda
May Day, Massa Buruh...
May Day, Massa Buruh Mulai Long March dari Balai Kota Jakarta ke Patung Kuda
Berita Terkini
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
14 menit yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
54 menit yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
57 menit yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
2 jam yang lalu
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
3 jam yang lalu
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved