Ibu Kandung Baby J Ubah BAP

Rabu, 02 Agustus 2017 - 11:14 WIB
Ibu Kandung Baby J Ubah...
Ibu Kandung Baby J Ubah BAP
A A A
DENPASAR - Mariana Dangu, ibu kandung baby J, mengubah Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait kasus penganiayaan yang dilakukannnya. Hal itu dilakukan karena saat pemeriksaan perdana dia tak didampingi kuasa hukum.

Naldi Elvian Saban, kuasa hukum Mariana Dangu mengatakan, kedatangannya ke Polda Bali ini untuk mengubah BAP pertama tersangka. "Pasalnya, saat dia diperiksa pertama tanpa didampingi kuasa hukum. Apabila tersangka itu ancaman hukumannya di atas lima tahun, maka saat diperiksa harus didampingi kuasa hukumnya," katanya di Polda Bali, Denpasar, Rabu (2/8/2017).

Dia menjelaskan, ada beberapa poin penting yang akan diubah. Sebab, ibu kandung baby J saat pemeriksaan pertama dalam kondisi tidak sehat. "Saat itu juga ibu kandung baby J ini belum siap," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Mariana Dangu menganiaya anaknya sendiri, baby J. Penganiayaan tersebut divideokan dan videonya diunggah oleh pemilik akun Eva Vega.

Ketua Harian Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak Bali Lely Setyawati mengatakan, ibu dan baby J ditelantarkan oleh sang ayah.

"Mereka adalah orang yang ditelantarkan ayahnya. Ibu tidak dinikahi ayahnya. Si laki-laki ini berjanji menikahinya tapi sampai saat ini peristiwa itu belum terjadi," ujarnya di Denpasar, Senin (31/7/2017).

Dia menjelaskan, pasangan tersebut sebelum berpisah terus bertengkar sehingga membuat ibu baby J mengalami luka-luka. Pihak P2TP2A menangani kasus ayah dan ibu baby J ini sejak tahun 2016. Dimulai saat ibu baby J mengalami kekerasan dari pasangannya sehingga agak mengalami gangguan psikologi.

"Karena ibunya masih menyusui jadi tidak makan obat-obatan. Hanya konseling dan terapi saja, kalau dikasih obat kasihan baby J," ujarnya.

Saat itu, pihak P2TP2A juga berbicara kepada ayah baby J bahwa jika Mariana diobati, baby J harus mengonsumsi susu formula. "Memang saya mintakan ayah baby J kalau minta istrinya diobati maka susu diganti formula. Pada saat itu ayahnya keberatan dan mengaku tidak ada uang," ujarnya.
(zik)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
Pemda Harus Ikut Andil...
Pemda Harus Ikut Andil Lindungi Perempuan Korban Kekerasan
Viral Video Anak Kecil...
Viral Video Anak Kecil Dianiaya sampai Menangis Ketakutan
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
56 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved