Gara-gara Bangun Infrastruktur, DKI Dinilai Abaikan Layanan Posyandu

Selasa, 01 Agustus 2017 - 02:32 WIB
Gara-gara Bangun Infrastruktur,...
Gara-gara Bangun Infrastruktur, DKI Dinilai Abaikan Layanan Posyandu
A A A
JAKARTA - Pengurus RT/RW yang tersebar di 184 kelurahan di lima wilayah DKI Jakarta mempertanyakan anggaran pemberian makanan tambahan (PMT) yang belum turun. Kondisi ini berbanding terbalik dengan anggaran pembangunan infrastruktur yang jor-joran.

Sekjen Forum RT/RW DKI Jakarta Andri Pane mengatakan, berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Nomor 242/2016 tentang Pengeluaran Daerah mendahului penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017, seharusnya DKI sudah mengeluarkan anggaran PMT. Menurut dia, anggaran tersebut nantinya digunakan untuk pengadaan PMT di seluruh posyandu dengan alokasi sebesar Rp10.000 untuk setiap balita.

Sayangnya, sudah hampir tujuh bulan anggaran PMT balita belum juga didistribusikan. Padahal Forum RT/RW di 187 kelurahan mendapat informasi bahwa anggaran itu sudah tersedia dan tercantum dalam Draft Pengguna Anggaran (DPA) kelurahan masing-masing yang disalurkan melalui APBD.

”Ironis sekali, alih-alih meningkatkan mutu gizi dan kesehatan para balita, malah sekarang menghambat penyalurannya. Pemprov DKI hanya mengutamakan dan bangga atas pembangunan fisik infrastruktur. Terbukti untuk dana anggaran kesehatan dan Gizi Balita sampai saat ini belum turun dan berjalan," kata Andri, Senin (31/7/2017).

Dari catatan investigasi Forum RT/RW, keterlambatan tersebut hampir terjadi diseluruh wilayah kelurahan di Jakarta Utara, Barat, Timur dan Selatan. Menurutnya, hanya Jakarta Pusat yang hampir semua posyandunya sudah menerima bantuan PMT.
Pihaknya berkesimpulan jika keterlambatan penyaluran anggaran PMT disebabkan oleh buruknya sistem administrasi Pemrov DKI Jakarta dan tidak seriusnya satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terhadap program kesehatan dan gizi balita.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kusmedi menegaskan bahwa dana PMT berada di masing-masing kelurahan. ”PMT itu di kelurahan," katanya singkat.
(thm)
Berita Terkait
Pengamat Nilai Overtreatment...
Pengamat Nilai Overtreatment Layanan Kesehatan Perlu Dibenahi
Layanan Kesehatan Homecare...
Layanan Kesehatan Homecare Lorong ke Lorong
Tim Perahu Sehat Pulau...
Tim Perahu Sehat Pulau Bahagia Hadirkan Layanan Kesehatan ke Pulau-Pulau Terpencil
Panggil Dokter ke Rumah...
Panggil Dokter ke Rumah Bisa Jadi Solusi Kesehatan Keluarga
RS Siloam Putera Bahagia...
RS Siloam Putera Bahagia Cirebon Resmikan Executive Clinic dan Tambah Ruang Rawat Inap VIP
Kolaborasi Privy dan...
Kolaborasi Privy dan ARSSI Tingkatkan Efisiensi Layanan Kesehatan Swasta di Indonesia
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
2 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
4 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
6 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
6 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
6 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
7 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved