Kebakaran di Pulau Sumatera Meluas, Terpantau 49 Titik Panas
Jum'at, 28 Juli 2017 - 12:45 WIB
Kebakaran di Pulau Sumatera Meluas, Terpantau 49 Titik Panas
A
A
A
PEKANBARU - Kebakaran hutan dan lahan di Pulau Sumatera semakin meluas. Terdeteksi sebanyak 49 titik panas (hot (spot) di sejumlah provinsi di Pulau Sumatera. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan titik panas tersebar di tujuh provinsi dengan jumlah terbanyak ada di dua wilayah, yakni Riau dan Sumatera Selatan (Sumsel).
"Titik panas terpantau di Sumsel ada 18 titik dan Riau ada 16 titik," ucap staf Analisis BMKG Pekanbaru, Slamet Riyadi, Jumat (28/7/2017).
Untuk di Provinsi Riau titik panas tersebar di enam kabupaten. Daerah itu adalah Bengkalis sebanyak 2 titik, Pelalawan dan Meranti masing masing 2 titik, Inhil 3 titik, Inhu dan Siak masing masing 1 titik. Di provinsi lain, kebakaran terdeteksi di Provinsi Lampung ada 6 titik, Bangka Belitung (Babel) 6 titik.
Kemudian Jambi dan Sumatera Utara (Sumut) masing masing satu titik. Jumlah titik panas mengalami peningkatan dibanding kemarin. Berdasarkan pantauan satelit terra dan aqua di Pulau Sumatera terdeksi 37 titik panas dan Riau hanya terdapat 5 titik. "Sejauh ini kebakaran belum berdampak langsung ke kabut asap. Namun kita semua tetap waspada," ucapnya.
"Titik panas terpantau di Sumsel ada 18 titik dan Riau ada 16 titik," ucap staf Analisis BMKG Pekanbaru, Slamet Riyadi, Jumat (28/7/2017).
Untuk di Provinsi Riau titik panas tersebar di enam kabupaten. Daerah itu adalah Bengkalis sebanyak 2 titik, Pelalawan dan Meranti masing masing 2 titik, Inhil 3 titik, Inhu dan Siak masing masing 1 titik. Di provinsi lain, kebakaran terdeteksi di Provinsi Lampung ada 6 titik, Bangka Belitung (Babel) 6 titik.
Kemudian Jambi dan Sumatera Utara (Sumut) masing masing satu titik. Jumlah titik panas mengalami peningkatan dibanding kemarin. Berdasarkan pantauan satelit terra dan aqua di Pulau Sumatera terdeksi 37 titik panas dan Riau hanya terdapat 5 titik. "Sejauh ini kebakaran belum berdampak langsung ke kabut asap. Namun kita semua tetap waspada," ucapnya.
(wib)