Adik Ustaz Baasyir Dipindah ke Blok Anak Lapas Tulungagung

Selasa, 25 Juli 2017 - 20:49 WIB
Adik Ustaz Baasyir Dipindah...
Adik Ustaz Baasyir Dipindah ke Blok Anak Lapas Tulungagung
A A A
TULUNGAGUNG - Terpidana kasus terorisme, Noim Baasyir, dipindah ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Tulungagung, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Selasa (25/7/2017).

Proses perpindahan adik kandung Ustaz Abu Bakar Baasyir ini dari Lapas Tuban ke Tulungagung mendapat pengawalan ketat Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dan Brimob Polda Jawa Timur.

“Yang bersangkutan tiba hari ini di Lapas Tulungagung,” ujar Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Klas II B Tulungagung Manap kepada wartawan.

Noim merupakan salah satu pimpinan Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) yang terbukti terlibat aksi terorisme. Sejak tahun 2014, pengadilan menjatuhinya vonis enam tahun penjara. Bila tidak ada aral melintang, Noim akan menghirup udara bebas pada 21 Mei 2019 mendatang.

Menurut Manap, pemindahan Noim ke Lapas Tulungagung atas keinginannya sendiri. Jelang kebebasannya nanti, dia ingin menenangkan diri. “Dari tawaran Lapas Porong dan Tulungagung, yang bersangkutan memilih Tulungagung. Alasannya orang Tulungagung baik-baik,” paparnya.

Pihak lapas tidak langsung menempatkan Noim dengan penghuni lain. Untuk sementara, dia dikurung di blok anak hingga dipastikan bisa berinteraksi dengan penghuni lain.

Sebab selama menjalani hukuman di Lapas Sumenep, Noim sempat membuat ulah. Dia mengamuk setelah permintaannya terkait bilik asmara tidak dipenuhi. “Kami harus hati-hati jangan sampai kehadirannya membuat masalah bagi penghuni lain,” ujar Manap.

Lapas Tulungagung sebelumnya juga menerima dua napi kasus terorisme, yakni Defi Fahrizal dan Ridwan Sungkar. Defi divonis sembilan tahun penjara dan baru menjalani hukuman dua tahun lebih. Sementara Ridwan diganjar empat tahun penjara dan akan bebas pada tahun 2019 mendatang.

“Pembinaan terus kami lakukan. Harapannya setelah bebas, mereka bisa menerima prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.
(mcm)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Ada Kebakaran Dekat...
Ada Kebakaran Dekat Rel, KRL Lintas Tangerang Mengalami Keterlambatan
1 jam yang lalu
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
1 jam yang lalu
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
2 jam yang lalu
Jalankan Putusan Menag,...
Jalankan Putusan Menag, UIN Jakarta Resmi Integrasikan SMA/SMK Triguna Hari Ini
3 jam yang lalu
Koops TNI Habema Evakuasi...
Koops TNI Habema Evakuasi Jenazah Pilot PT AMA Air Korban Penembakan di Yahukimo
4 jam yang lalu
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Perempuan Ditahan di Polda Jateng
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved