Emil Tertarik Gandeng Daniel Mutaqien, Ini Kata Golkar Jabar

Senin, 24 Juli 2017 - 15:16 WIB
Emil Tertarik Gandeng...
Emil Tertarik Gandeng Daniel Mutaqien, Ini Kata Golkar Jabar
A A A
BANDUNG - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Barat meminta Ridwan Kamil menghormati mekanisme internal Golkar Jabar yang telah memutuskan mengusung Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur (cagub) Jabar.
Wakil Ketua DPD Golkar Jabar yang juga Ketua Harian Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Golkar Jabar MQ Iswara mengatakan, pihaknya menyayangkan pernyataan Ridwan Kamil yang tertarik kepada Daniel Mutaqien Syafiudin untuk dijadikan pendampingnya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

Hal itu dikatakan Emil, sapaan Ridwan Kamil, saat temu wicara dengan sejumlah nelayan di Desa Cemara Wetan, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, Minggu 23 Juli 2017 lalu.

Seperti diketahui, Daniel merupakan putra mantan Bupati Indramayu MS Irianto Syafiuddin atau Yance yang notabene merupakan kader Golkar. Dalam kesempatan itu, Emil mengklaim duet Priangan-Pantura akan menjadi pasangan ideal untuk memenangi Pilgub Jabar 2018.

Emil mengklaim, dirinya kuat di Priangan, namun lemah di Pantura, sehingga jika dirinya dipasangkan dengan Daniel akan saling melengkapi. Bahkan, Emil pun menyebut wacana namanya dipasangkan dengan Daniel sedang dipertimbangkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.

"Mudah-mudahan logika ini (Priangan-Pantura) bisa dipahami oleh pemimpin partai di Jakarta," kata Emil saat itu.

Menurut Iswara, pernyataan Emil tersebut tidak elok dan bijak. Pasalnya, Golkar Jabar telah sepakat mengusung Dedi Mulyadi.

"Kita harus menghargai urusan internal rumah tangga orang lain. Saat ini Golkar Jabar sedang terus konsolidasi internal dan menjaga soliditas jelang Pilgub dan Pilkada serentak di 16 kab/kota," tutur Iswara di Bandung, Senin (24/7/2017).

Iswara berharap, Emil menghargai mekanisme pencalonan di internal partainya, dalam hal ini pengusungan Dedi Mulyadi sebagai cagub Jabar.

"Kang RK (Ridwan Kamil) tentunya sedang fokus menggenapkan dukungan dari parpol selain Nasdem untuk memenuhi persyaratan dukungan. Semua parpol mempunyai mekanisme sendiri yang juga harus dihormati," tandas Iswara.
(sms)
Berita Terkait
Alasan Anies Baswedan...
Alasan Anies Baswedan Tak Jadi Maju Pilkada Jawa Barat 2024
KPU dan Pemprov Jabar...
KPU dan Pemprov Jabar Sepakati Dana Pilgub 2024 Capai Rp1,104 Triliun
Nyoblos di Bandung,...
Nyoblos di Bandung, Ridwan Kamil Harap Pemimpin Jabar ke Depan Dapat Lanjutkan Prestasi
KPU Jabar Tetapkan 35.966.840...
KPU Jabar Tetapkan 35.966.840 Pemilih di Pilkada Jabar 2024
PDIP Incar Kursi Cawagub...
PDIP Incar Kursi Cawagub di Pilkada Jawa Barat
Diduga Kelelahan, 6...
Diduga Kelelahan, 6 Petugas Pilkada di Jawa Barat Meninggal
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
52 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved