Pemkot-KPU Bandung Tandatangani NPHD Pilwalkot sebesar Rp65 Miliar

Senin, 24 Juli 2017 - 11:05 WIB
Pemkot-KPU Bandung Tandatangani...
Pemkot-KPU Bandung Tandatangani NPHD Pilwalkot sebesar Rp65 Miliar
A A A
BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sepakat menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sebesar Rp65 miliar. Dana tersebut untuk pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Kota Bandung pada 27 Juni 2018.

Ketua KPU Kota Bandung Rifqi Alimubarok mengatakan, penandatanganan NPHD ini sudah dipastikan pelaksanaan pemilihan wali kota Bandung pada Juni 2018 bisa dilaksanakan. Dia menyebutkan, ditandatanganinya NPHD menjadi salah satu tahapan yang dilakukan KPU Bandung.

"Kami berharap pelaksanaan pilwalkot bisa dilaksanakan sesuai jadwal. Tentunya dengan penandatanganan DPHD kemampuan dan kesanggupan anggaran untuk pilwalkot Bandung sudah dipastikan bisa berlangsung," katanya di Balaikota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin(24/7/2017).

Dia mengungkapkan, kebutuhan dana pelaksanaan Pilkada serentak di Kota Bandung sebesar Rp65 miliar. Pemkot Bandung telah menganggarkan dana sebesar Rp10 miliar dalam APBD 2017 dan Rp55 miliar dalam anggaran perubahan APBD.

Dia menyebutkan, anggaran Rp65 miliar itu untuk kebutuhan diantaranya honor, belanja alat peraga, dan biaya kampanye serta iklan pasangan calon. "Satu pasangan calon ini dibiayai sebesar Rp6 miliar. Kami asumsikan pilwalkot nanti ada 6 pasangan calon," katanya.

Rifqi menyatakan, anggaran sebesar Rp65 miliar dari Pemkot Bandung ini akan berada di bawah pengawasan BPKP Jawa Barat. Apalagi KPU Bandung sudah bekerja sama dengan BPKP Jawa Barat. "Kerja sama ini juga untuk menyukseskan pilkada. Sukses pelaksanaan dan sukses administrasi," ujar dia.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, penandatanagan NPHD ini sesuai dengan harapan yang diajukan KPU. Menurut dia, kebutuhan anggaran pilkada ini sudah sesuai dengan dasar hukum Surat Keputusan (SK) Mendagri terkait pelaksanaan pilkada serentak.

"Pelaksanaan pilkada serentak ini yang pertama di Kota Bandung. Sudah kebayang repotnya. Karena itu, pemkot dan dewan memenuhi aspirasi kebutuhan KPU," kata Emil.

Dia menyebutkan, kebutuhan anggaran KPU untuk pelaksanaan Pilwalkot Bandung nanti telah dianggaran dalam APBD 2017, sebesar Rp10 miliar. Kemudian, pemkot kembali menganggarkan dana sebesar Rp55 miliar pada APBD 2018.

"Begitu juga dengan Bawaslu, anggaran sudah dilakukan sejak 2017 sebesar Rp5 miliar dan tahun depan ditambah sebesar Rp7 miliar,” ujarnya.
(wib)
Berita Terkait
Belasan Tokoh Potensial...
Belasan Tokoh Potensial Rebutan Kursi Wali Kota Bandung di Pilkada 2024
Sapa Warga, Dhani Wirianata...
Sapa Warga, Dhani Wirianata Calon Wakil Wali Kota Bandung Sambangi Warga Cibeunying Kidul
Dukung Pasangan Haru-Dhani,...
Dukung Pasangan Haru-Dhani, Ini Pesan Ketua DPD Partai Perindo Kota Bandung
Atalia Praratya Mundur...
Atalia Praratya Mundur dari Pilwalkot Bandung, Pengamat: Cari Aman
Kemacetan Kota Bandung...
Kemacetan Kota Bandung Saat Libur Panjang
PDIP Yakin Kans Hengki...
PDIP Yakin Kans Hengki di Pilkada Bandung Barat Sangat Besar
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
22 menit yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
2 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved