Warga Protes Angkutan Batu Bara yang Melintasi Ciganea

Jum'at, 21 Juli 2017 - 15:18 WIB
Warga Protes Angkutan...
Warga Protes Angkutan Batu Bara yang Melintasi Ciganea
A A A
PURWAKARTA - Warga Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, kembali memprotes truk pengangkut batu bara yang kerap melintas di sekitar desa tersebut. Gangguan polusi dari debu batu bara serta kerusakan jalan menjadi penyebab dari protes itu.

Bagaimana tidak, dalam 24 jam sedikitnya terdapat 50 truk bertonase besar melintas wilayah Ciganea. Truk tersebut menjadi penyuplai batu bara ke sejumlah perusahaan besar di zona industri di Kecamatan Jatiluhur, seperti PT Indorama.

Kepala Desa Mekargalih, Buhori Muslim mengungkapkan, warganya sudah berkali-kali memprotes lalu lintas truk tersebut. Bahkan, beberapa waktu lalu warganya sempat memblokade jalan dan menahan truk yang melintas.

Namun, upaya itu sampai saat ini belum juga membuahkan hasil. "Pernah ada pertemuan antara warga, pemerintahan desa, kepolisian dengan pihak perusahaan. Hasil kesepakatannya, pihak perusahaan akan memberikan kompensasi. Tapi ternyata sudah lama janji itu belum juga diwujudkan," ungkap Buhori kepada SINDOnews, Jumat (21/7/2017).

Dia menjekaskan, setiap kendaraan terutama truk batu bara yang keluar Gerbang Tol Jatiluhur seharusnya lurus ke arah lampu merah Ciganea untuk kemudian belok kiri menuju Desa Bunder.

Bukan sebaliknya, dari Gerbang Tol Jatiluhur malah belok kanan ke arah Masjid At Taqwa kemudian ke arah Jembatan Ciganea sebelum akhirnya ke Desa Bunder.
Karena akses itu sudah jelas-jelas dilarang masuk karena jalannya satu arah sebagaimana rambu-rambu lalu lintas yang terpasang di lokasi itu.

"Lihat saja, jalanan jadi berdebu oleh debu batu bara. Selain di sekitar Jembatan Ciganea sudah banyak titik yang ambles," ujar dia.

Dia khawatir habisnya kesabaran warga. Sehingga mereka dapat melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

Makanya, pihaknya meminta kepada pemerintah daerah, kepolisian, dan pihak perusahaan untuk membahas kembali persoalan keluhan warganya itu. Pihak-pihak tetkait harus cepat merespons, jangan membiarkan persoalan ini berlarut-larut.

Sementara itu, beberapa sopir pengangkut batu bara mengaku, terpaksa masuk ke kawasan industri Jatiluhur melalui Ciganea, karena tidak ada akses lain.
Menurut mereka, tidak bisa dari Gerbang Tol Jatiluhur lurus ke arah lampu merah Ciganea. Sebab pemerintah daerah setempat menutup akses dengan menggunakan kerucut tepat di belokan lampu merah itu.

Hanya kendaraan kecil yang bisa dan diperbolehkan melintas. "Lalu kami meski menggunakan jalur mana kalau sudah begini," ujar salah seorang sopir yang kebetulan sedang istirahat di sekitar Gerbang Tol Jatiluhur.
(nag)
Berita Terkait
Tambang Batubara Marangkayu...
Tambang Batubara Marangkayu Raih Dukungan Kelompok Tani Kukar
Bareskrim Periksa Ismail...
Bareskrim Periksa Ismail Bolong terkait Kasus Tambang Ilegal Hari Ini
Harga Batu Bara Sepekan...
Harga Batu Bara Sepekan Anjlok karena Permintaan Masih Lesu
Tolak Tambang Batu Bara,...
Tolak Tambang Batu Bara, Warga Suku Anak Dalam di Tebo Siap Lawan
Tambang Batu Bara Meledak...
Tambang Batu Bara Meledak di China, 90 Orang Tewas
Trimata Benua dan Pertamina...
Trimata Benua dan Pertamina EP Jalin Kerjasama Pemanfaatan Lahan di Banyuasin
Berita Terkini
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
56 menit yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
2 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
12 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
14 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
14 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
15 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved