Swanda Diduga Tewas Terkena Bom di Dekat Lokasi Latihan Militer
Kamis, 20 Juli 2017 - 16:54 WIB
Swanda Diduga Tewas Terkena Bom di Dekat Lokasi Latihan Militer
A
A
A
PEKANBARU - Seorang warga Rokan Hulu (Rohul) Riau dikabarkan tewas diduga terkena ledakan bom.
Informasi yang dihimpun, korban yang dikabarkan tewas itu bernama Swanda (30). Peristiwa itu terjadi di Dusun Karya Bakti RT 1 /RW II Desa Pasir Utama Kecamatan Rambah Samo, Rohul sekitar pukul 11.30 WIB.
Belum diketahui pasti penyebab korban tewas dan terkena bom dari mana. Namun di sana saat ini sedang ada latihan militer angkatan udara (AU).
Kapolres Rohul AKBP Yusuf mengatakan, pihak kepolisian tidak bisa memberikan keterangan. "Pihak TNI AU akan menggelar keterangan persnya di Rambah Samo. Biar satu pintu saja (pihak TNI AU)," ucap Kapolres Rohul, Kamis (20/7/2017).
Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Marsma Age Wiraksono membenarkan adanya kabar ledakan itu.
"Terkait dengan adanya informasi ledakan yang terjadi di Rokan Hulu, benar kami mendapatkan informasi tersebut. Apa penyebabnya( belum diketahui) karena masih dalam pengecekan. Untuk lebih jelasnya dapat mengkonfirmasi ke pihak Paskhasau atau pun Dispenau, supaya informasi yang diperoleh akan lebih valid dan akurat," imbuh jendral bintang satu ini.
Informasi yang dihimpun, korban yang dikabarkan tewas itu bernama Swanda (30). Peristiwa itu terjadi di Dusun Karya Bakti RT 1 /RW II Desa Pasir Utama Kecamatan Rambah Samo, Rohul sekitar pukul 11.30 WIB.
Belum diketahui pasti penyebab korban tewas dan terkena bom dari mana. Namun di sana saat ini sedang ada latihan militer angkatan udara (AU).
Kapolres Rohul AKBP Yusuf mengatakan, pihak kepolisian tidak bisa memberikan keterangan. "Pihak TNI AU akan menggelar keterangan persnya di Rambah Samo. Biar satu pintu saja (pihak TNI AU)," ucap Kapolres Rohul, Kamis (20/7/2017).
Sementara itu, Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Marsma Age Wiraksono membenarkan adanya kabar ledakan itu.
"Terkait dengan adanya informasi ledakan yang terjadi di Rokan Hulu, benar kami mendapatkan informasi tersebut. Apa penyebabnya( belum diketahui) karena masih dalam pengecekan. Untuk lebih jelasnya dapat mengkonfirmasi ke pihak Paskhasau atau pun Dispenau, supaya informasi yang diperoleh akan lebih valid dan akurat," imbuh jendral bintang satu ini.
(nag)