12 Madrasah di Demak Jadi Pilot Project Program Hafalan Alquran

Senin, 10 Juli 2017 - 21:58 WIB
12 Madrasah di Demak...
12 Madrasah di Demak Jadi Pilot Project Program Hafalan Alquran
A A A
DEMAK - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak sejak Januari 2017 memulai program hafalan Alquran di 12 madrasah yang dijadikan sebagai pilot project. Sebanyak 12 madrasah pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (Mts), dan Madrasah Aliyah (MA), yang menjadi pilot project telah menjalankan program ini dengan master metodologi yang sama.

Seperti di MTsN 2 Demak, materi hafalan Alquran diberikan di luar kelas agar tidak mengganggu jam pembelajaran dan tidak mengurangi prestasi akademik siswa. Hasilnya, tahun ini siswa madrasah tersebut berhasil lulus dengan dibekali hafalan Alquran juz 30.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Demak, Muhammad Thobiq, hafalan juz 30 dianggap penting karena merupakan bekal penting untuk berbagai peribadatan sehari-hari, terutama shalat. Selain itu, program ini akan membuat teknik mengaji para siswa menjadi bagus sehingga menunjang ibadahnya.

Tiga sekolahan yang leading menerapkan program ini adalah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Demak, MTsN 2 Demak, dan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Mlaten, Kecamatan Mijen, Demak. Di MAN Demak, siswa-siswi telah fasih menghafal juz 30 menjelang ujian akhir lalu. Yang lebih menakjubkan adalah di MIN Mlaten, anak-anak kecil fasih membacakan satu surat lengkap apabila disebutkan nama suratnya.

“Untuk anak-anak usia sekolah dasar, hafalan Alquran rupanya lebih mudah diberikan dan lebih awet daripada siswa di atasnya. Mereka menghafal dengan santai tanpa membebani pelajaran,” kata Kepala MIN Mlaten, Badrid Duja.

Di MIN Mlaten, program tahfidz belum diterapkan di kelas 1. Pada kelas 1 siswa masih difokuskan pada cara membaca dan tahsin (memperbaiki) tajwidnya. Baru pada kelas 2 hingga kelas 4 beban hafalan diberikan.

“Anak-anak terlihat gembira saat diminta menirukan sebuat ayat dengan cara menghadap kiri, kanan, atas, bawah dan dengan terpejam. Hal itu dilakukan setiap pagi selama setengah jam sebelum pelajaran dimulai,” katanya.

Dalam waktu enam bulan terakhir, siswa kelas 2 telah mengoleksi hafalan 6 surat panjang di juz 30 dari surat an-Naba’ hingga al-Infithar. Badrid Duja menyebut, pada 2020 ditargetkan sebanyak seperempat dari 480 siswanya telah hafal 5 juz. Untuk itu mereka tidak dipungut biaya ekstra, namun siswa hanya perlu menabung Rp1.000 per hari untuk membeli Alquran tahfidz versi empat warna.

Kepala Kantor Kementerian Agama Demak, M Thobiq mengaku, gembira dengan perkembangan ini. Pada awalnya dia ingin agar madrasah memiliki diferensiasi dengan sekolah umum karena di daerah “hijau” seperti Demak, anak-anak sekolah umum pun berbaju panjang, berhijab, dan pandai membaca Alquran.

Dengan fakta itu, dia ingin ada nilai lebih bagi siswa-siswi madrasah dan kemudian dicanangkanlah program tahfidz sebagai basis madrasah-madrasah di Demak. Bahkan dalam perkembangannya, dia mendapat laporan, program tahfidz ini ternyata memberikan pengaruh positif pada perilaku dan sopan santun siswa.
(wib)
Berita Terkait
Pembakar Alquran Asal...
Pembakar Alquran Asal Denmark Ancam Bakar Ratusan Alquran Lagi
Permintaan Meningkat,...
Permintaan Meningkat, Pembuatan AL-Quran Braille Dicetak dengan Mesin Buatan Tahun 1952
Munaqosah Alquran SMP...
Munaqosah Alquran SMP Al-Falah Deltasari Sidoarjo
Berusia 150 Tahun Lebih,...
Berusia 150 Tahun Lebih, Al-Quran Kuno Ini Ditulis Tangan oleh Kyai Haji Amir
Ramadan Tahun Kedua...
Ramadan Tahun Kedua Covid-19, Pesanan Kitab Meningkat Dua Kali Lipat
Al-Quran Tulis dari...
Al-Quran Tulis dari Kulit Kayu Masih Terjaga Sampai Generasi ke Tujuh
Berita Terkini
BNI Menegaskan Kedatangan...
BNI Menegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas
55 menit yang lalu
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
2 jam yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
2 jam yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
3 jam yang lalu
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
3 jam yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
5 jam yang lalu
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved