93 Tim dari 48 Perguruan Tinggi Bersaing di Kontes Robot

Sabtu, 08 Juli 2017 - 14:56 WIB
93 Tim dari 48 Perguruan...
93 Tim dari 48 Perguruan Tinggi Bersaing di Kontes Robot
A A A
BANDUNG - Sebanyak 93 tim dari 48 perguruan tinggi se-Indonesia bersaing menjadi terbaik dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) Tingkat Nasional 2017. KRI berlangsung selama Sabtu-Minggu 8-9 Juli 2017 di Gedung Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Jalan Setiabudhi.

Para peserta terbagi dalam lima divisi pertandingan, yakni Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) yang diikuti 24 tim, Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) Berkaki 21 tim, Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KSBI) Humanoid 8 tim, KSBI Beroda 24 tim, dan Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI) 16 tim.

Juara pertama KRAI dalam KRI Tingkat Nasional 2017 akan mewakili Indonesia dalam event ABU Robocon di OTA Gymnascium Center, Tokyo, Jepang, pada 26-28 Agustus 2017 mendatang. Kemudian, pemenang KRPAI dikirim mengikuti kontes serupa di Trinity College Hartford Connecticut, Amerika Serikat.

“KRI 2017 Tingkat Nasional bertujuan untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi serta meningkatkan kemampuan mahasiswa terhadap teknologi robotika,” kata Rektor UPI Bandung Asep Kadarohman kepada wartawan di Gedung Gymnasium UPI Bandung, Jalan Setiabudhi, Kota Bandung, Sabtu (8/7).

Proses UPI Bandung menjadi tuan rumah KRI 2017 Tingkat Nasional tidak mudah. Tahun lalu, UPI telah berpengalaman menggelar KRI 2016 tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar). Tahun ini, Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek Dikti) memberika kepercayaan pada UPI menggelar KRI tingkat nasional yang digelar untuk ke-18 kalinya.

Menurut Rektor, Perkembangan robot di Indonesia maju pesat, bukan sekadar ikut kontes. Dari hasil kontes robot, banyak alumni yang memproduksi robot dan sudah dipasarkan kepada masyarakat. “Jadi kegiatan kontes robot ini memiliki dampak positif, meningkatkan produk-produk kreatif di Indonesia,” ujar Rektor.

Ketua Pelaksana KRI Tingkat Nasional 2017 M Syaom Berliana mengatakan, tema yang diusung di tiap divisi berbeda. KRAI mengusung tema “Lempar Cakram” yang disesuaikan dengan tema ABU Robocon 2018 di Tokyo, “The Landing Disc”. Sementara KRPAI bertema “Robot Cerdas Pemadam Api”. Untuk KRSBI Beroda dan Humanoid bertema “Sepak Bola Robot Menuju Liga Sepak Bola Robot 2050” sedangkan KRSTI mengusung tema “Robot Penari Gending Sriwijaya”. “Kejuaraan robot ini dinilai oleh dewan juri tingkat nasional.

Para peserta merupakan tim mahasiswa dari institut atau perguruan tinggi negeri dan swasta yang terdaftar di Kemenristek Dikti, antara lain, Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya, Institut Sains dan Teknologi AKPRIND, Institut Teknologi Bandung (ITB), Insitut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung, Politeknik Negeri Batam, Politeknik Negeri Jakarta, dan Politeknik Negeri Padang.

Kemudian, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Brawijaya, Universitas Budi Luhur, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Universitas Islam Sultan Agung, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Negeri Yogyakarta, UPI Bandung, Universitas Potensi Utama, Universitas Tadulako, Universitas Teknokrat Indonesia, Telkom University (Tel-U).

STMIK Adhi Guna, Universitas Jember, Universitas Jenderal Sudirman, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Negeri Malang, Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Semarang, Universitas Tanjungpura, Politeknik Negeri Jember, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Universitas Diponegoro, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Lampung, Universitas Nusantara PGRI Kediri, dan Universitas Trunojoyo.

“Para juara mendapatkan piala dan uang pembinaan, juga akan dibiayai mengikuti kontes serupa di Jepang dan Amerika,” ungkap dia.
(mcm)
Berita Terkait
Perguruan Tinggi Vokasi...
Perguruan Tinggi Vokasi Bukan Perguruan Tinggi Kelas Dua
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
DPR Desak Kemendikbud...
DPR Desak Kemendikbud Permudah Siswa Masuk Perguruan Tinggi
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Menyegarkan Kembali...
Menyegarkan Kembali Tugas Profetik Perguruan Tinggi
Perguruan Tinggi NU...
Perguruan Tinggi NU Perkuat Ekosistem Digitalisasi Pendidikan
Berita Terkini
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
9 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
17 menit yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
21 menit yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
1 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
1 jam yang lalu
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
1 jam yang lalu
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved