Ratusan Tahanan Lapas Narkotika Palembang Ngamuk

Kamis, 06 Juli 2017 - 22:40 WIB
Ratusan Tahanan Lapas Narkotika Palembang Ngamuk
Ratusan Tahanan Lapas Narkotika Palembang Ngamuk
A A A
PANGKALAN BALAI - Kerusuhan di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kembali terjadi. Kali ini giliran 634 tahanan di Lapas arkotika Klas III Palembang Banyuasin, Kamis pagi (6/7/2017) ngamuk lantaran kesal dengan praktik pungutan liar (Pungli) yang terjadi di dalam lapas tersebut.

Berdasarkan pantauan KORAN SINDO, suasana diareal Lapas Narkotika Klas III Palembang terlihat dipenuhi petugas keamanan baik dari Polri maupun TNI yang berjaga untuk mengamankan kondisi Lapas pascakerusuhan.

Sementara dari dalam gedung Lapas, juga terlihat ratusan tahanan sudah mulai tenang dan membaur dengan petugas berseragam baik dari kepolisian, TNI maupun petugas lapas sendiri.

Meski tidak terdapat kerusakan yang parah, namun beberapa kaca gedung Lapas terlihat pecah akibat dilempar oleh para tahanan saat terjadi kerusuhan, dan beberapa pot bunga pecah berserakan.

Begitu juga dengan beberapa pagar pembatas pertama dari sel tahanan, terlihat sudah ada yang berhasil dijebol oleh ratusan penghuni lapas.

Bahkan, terdengar adanya informasi mengenai dua orang warga binaan di Lapas Narkotika Palembang yang mengalami luka bacok dalam insiden kerusuhan tersebut, dan dilarikan ke RSMH Palembang.

Kedua Napi tersebut bernama Taufik dan Feri yang diduga merupakan pesuruh pihak Lapas untuk memungut uang dari Napi lainnya.

Suasana baru kondusif setelah adanya mediasi yang dilakukan antara perwakilan warga binaan dan pihak Lapas bersama Kanwil Kemenkum HAM Sumsel beserta pihak Polri dan TNI.

Dari informasi yang dihimpun, kerusuhan terjadi karena akibat para Napi sudah tidak tahan dan kesal terhadap praktik pungli yang selalu mereka alami di dalam Lapas Narkotika Kelas III Palembang.

Puncaknya, Kamis (6/7/2017) sekitar pukul 09.30 WIB, para Napi dimintai uang oleh dua orang Napi yaitu Taufik dan Feri, yang diduga pesuruh oknum petugas Lapas.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
berita/ rendering in 0.1356 seconds (11.97#12.26)